Khofifah Indar Parawansa Ingin Partai Yang Mendukungnya Tulus Dan Tanpa Syarat Pada Pilgub 2024

- Jurnalis

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilihan kepala daerah di Jawa Timur selalu mencuri perhatian para elit politik Indonesia.

Sehingga banyak kompromi dilakukan agar bisa masuk dalam lingkaran kekuasaan Jawa Timur.

Hal ini menjadi wajar karena selain potensi ekonomi yang tinggi juga memiliki basis suara yang besar.

Keinginan PDI Perjuangan agar kadernya menjadi wakil Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jawa Timur 2024 nampaknya sulit terwujud.

Karena Khofifah ingin partai politik (parpol) yang mendukungnya tanpa syarat dan mahar.

“Kebetulan semua parpol yang mendukung kami semuanya tanpa mahar dan syarat.

Misalnya parpol ingin kadernya menjadi wakilnya dan lainnya,” ucap Khofifah Selasa, 4 Juni 2024.

Baca Juga :  Partai Koalisi di Sukabumi Sepakat Mengusung Incumbent, Harapannya Bisa Memajukan Daerah

Salah satu parpol yang ingin kadernya menjadi cawagub pendamping Khofifah adalah PDIP.

Dalam hal ini Khofifah mengaku menghormati sikap partai berlambang banteng tersebut.

Khofifah pernah melakukan pertemuan dengan PDIP. Namun hanya membahas soal kemajuan Jawa Timur.

Sebelumnya Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, ingin Khofifah Indar Parawansa menggandeng kadernya sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) pada Pilgub Jatim 2024.

DPD PDIP Jatim diketahui telah mengusulkan ke DPP tiga nama cawagub sebagai pendamping Khofifah.

Pertama adalah Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, dan ketiga adalah Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Baca Juga :  Sejarah Pilkada Yang Akan Dilaksanakan Secara Serentak di Seluruh Indonesia Pada Tahun 2024

Perlu diketahui bahwa ketiga nama tersebut merupakan kader PDIP yang sangat potensial.

“Kalau itu buah semangka akan lebih baik. Khofifah dari NU (Nahdlatul Ulama) dan PDI Perjuangan bagian dari partai nasionalis bersama partai lain, dan Insya Allah itu akan jauh lebih baik,” kata Said, Sabtu, 25 Mei 2024.

Saat ini beberapa partai telah resmi memberikan surat rekomendasi kepada Khofifah Indar Parawansa.

Diantaranya Partai Golkar, Demokrat, PAN, PSI, PPP, dan Gerindra yang mengusulkan lebih dulu.

Berita Terkait

Pernyataan Sikap FA GMNI Terkait Krisis Mencekam 25 Agustus 2025, Keputusan Politik Presiden Menentukan Nasib Indonesia
Evaluasi Kritis Forum Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Terhadap Amnesti dan ABOLISI Koruptor
Beredar Kabar Bupati PATI Turun Mendadak, Rakyat Jangan Sampai Jadi Korban!”
Regulasi Selalu Tidak Terhubung Dengan Kondisi Obyektif
Yunius Suwantoro Tanggapi Sindiran Roy Suryo “Partai Gajah”: Politik Harus Berdiri di Atas Etika dan Gagasan
Wawancara Eksklusif Yunius Suwantoro, Jangan Tumpukan Beban Pemilu Hanya Pada Caleg. Pengurus, Kader, Sayap Partai, dan Masyarakat Harus Bergerak Bersama
DPC GMNI Kota Mataram Berharap Dualisme Kepemimpinan Harus Diakhiri Tahun 2025, Segera Lakukan Kongres Persatuan
Pentingnya Gerakan Ideologi dan Politik, Anak Bangsa Wajib Berjalan Sesuai Hukum Rasional Sejarah

Berita Terkait

Kamis, 4 September 2025 - 10:48 WIB

Pernyataan Sikap FA GMNI Terkait Krisis Mencekam 25 Agustus 2025, Keputusan Politik Presiden Menentukan Nasib Indonesia

Kamis, 14 Agustus 2025 - 23:15 WIB

Evaluasi Kritis Forum Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Terhadap Amnesti dan ABOLISI Koruptor

Rabu, 13 Agustus 2025 - 18:09 WIB

Beredar Kabar Bupati PATI Turun Mendadak, Rakyat Jangan Sampai Jadi Korban!”

Rabu, 6 Agustus 2025 - 19:26 WIB

Regulasi Selalu Tidak Terhubung Dengan Kondisi Obyektif

Kamis, 24 Juli 2025 - 01:40 WIB

Yunius Suwantoro Tanggapi Sindiran Roy Suryo “Partai Gajah”: Politik Harus Berdiri di Atas Etika dan Gagasan

Berita Terbaru

Pemikiran

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Minggu, 23 Nov 2025 - 00:49 WIB