Bencana Banjir Merendam Tujuh Kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

- Jurnalis

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musim kemarau diprediksi akan berlangsung lama di Indonesia sehingga banyak menghantui para petani yang budidaya di sawah.

Karena untuk melakukan proses budidaya dibutuhkan air untuk menyiram dan mengairi tanaman yang di budidaya.

Merespon hal tersebut maka pemerintah melakukan inisiatif untuk membuat teknologi Modifikasi Cuaca untuk mengisi beberapa bendungan di Jawa.

Kondisi yang berbeda dialami oleh daerah yang berada di Kalimantan Selatan yang mengalami bencana alam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu, Sulhadi mengungkapkan.

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mengalami kejadian terendam banjir.

Ketujuh kecamatan itu adalah, Kecamatan Satui, Karang Bintang, Sungai Loban, Kusan Hulu, Batulicin, Kuranji, dan Kecamatan Kusan Tengah.

Baca Juga :  Dandim 0824 Jember Serah Terimakan Kunci Rumah Program RTLH

Hari Sabtu (8/6/2024), Sulhadi menjelaskan, Daerah yang perlu mendapatkan penanganan khusus adalah Kecamatan Satui.

Ketika dikonfirmasi soal ketingian air hingga setinggi atap rumah, ia membenarkan hal itu, namun dijelaskan bahwa kondisi tersebut berada di daerah bantaran sungai.

“Budaya masyarakat kita memang tinggal di bantaran sungai. Jadi, yang setinggi atap rumah itu yang berada di situ dan banyak yang tetap bertahan tinggal di rumah, bahkan ada yang di atap rumah,” ujarnya.

Sejumlah masyarakat yang akan dievakuasi ada yang justru lebih memilih tetap tinggal di rumah mereka.

Baca Juga :  Timnas Indonesia vs Uzbekistan Bertarung Pada Semifinal Piala Asia U 23, Simak Baik Baik

Untuk penyaluran bantuan seperti logistik, BPBD menggunakan perahu, sementara untuk warga yang sulit dijangkau,
bantuan diberikan ke perangkat desa untuk mengkoordinir bantuan tersebut.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan,
banjir sebetulnya sudah melanda sebagian wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu sejak Selasa, 4 Juni 2024 lalu.

Namun, banjir tak kunjung surut dan meluas hingga merendam tujuh kecamatan dengan ketinggian air bervariasi.

Menurut Abdul Muhari, banjir disebabkan oleh hujan intensitas tinggi dengan durasi yang cukup lama. Imbasnya, empat sungai yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu meluap.

Berita Terkait

Satpol PP Bojonegoro Segel Perusahaan Yang Belum Lengkap Perizinan Operasi
Keinginan Masyarakat Pulau Sumbawa Untuk Mengola Daerah Wajib Kita Dukung Sepenuhnya Demi Pemerataan Pembangunan Serta Terwujudnya Keadilan
Hasil Riset BRIN Seharusnya Menjadi Rujukan DKPP Kabupaten Bojonegoro Demi Kesejahteraan Petani Bawang Merah
Tragedi Perselingkuhan Lahan Pertanian Dengan Home Industri Atas Nama Kemajuan Sebuah Kota
Pemkab Bojonegoro Kucurkan Hibah BUMDes Pertanian Rp 1,5 M, Setiap Desa Dapat Jatah Rp 100 Juta
Bupati Situbondo dan Kepala Dinas Diperiksa Penyidik KPK Atas Dugaan Korupsi
Wali Kota Semarang Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi di Berbagai Dinas Pemerintahan
Mantan Ketua Pengadilan Surabaya Menjadi Tersangka Korupsi Suap, Kepercayaan Masyarakat Terhadap Hukum Semakin Menurun

Berita Terkait

Senin, 9 Juni 2025 - 16:53 WIB

Satpol PP Bojonegoro Segel Perusahaan Yang Belum Lengkap Perizinan Operasi

Rabu, 21 Mei 2025 - 22:34 WIB

Keinginan Masyarakat Pulau Sumbawa Untuk Mengola Daerah Wajib Kita Dukung Sepenuhnya Demi Pemerataan Pembangunan Serta Terwujudnya Keadilan

Minggu, 20 April 2025 - 22:42 WIB

Hasil Riset BRIN Seharusnya Menjadi Rujukan DKPP Kabupaten Bojonegoro Demi Kesejahteraan Petani Bawang Merah

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:56 WIB

Tragedi Perselingkuhan Lahan Pertanian Dengan Home Industri Atas Nama Kemajuan Sebuah Kota

Selasa, 11 Maret 2025 - 15:35 WIB

Pemkab Bojonegoro Kucurkan Hibah BUMDes Pertanian Rp 1,5 M, Setiap Desa Dapat Jatah Rp 100 Juta

Berita Terbaru

Pemikiran

Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember

Senin, 4 Mei 2026 - 14:43 WIB