Proyek Glamping dan Seaplane di TN Gunung Rinjani Mendapat Penolakan, Masyarakat Sasambo Melakukan Gerakan Aksi Damai

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Aksi Damai Jaga Rinjani

Dokumentasi Aksi Damai Jaga Rinjani

 

 

Mataram, 3 Agustus 2025 — Gunung Rinjani merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia yang harus dijaga kelestriannya.

Rinjani menawarkan keindahan alam yang luar biasa dan menjadi daya tarik utama bagi para pendaki dan wisatawan.

Keistimewaan Rinjani terletak pada puncaknya yang megah, kawah luas dengan Danau Segara Anak, serta pemandangan alam yang beragam. 

Pagi ini, masyarakat Sasambo (Sasak, Samawa, dan Mbojo) menggelar aksi damai dalam rangkaian Car Free Day di Jalan Udayana, Kota Mataram.

Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap rencana pembangunan proyek glamping dan seaplane di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Pembangunan tersebut dinilai dapat merusak ekosistem serta mengancam ruang hidup dan kearifan lokal masyarakat sekitar.

Koordinator aksi, menyatakan bahwa gerakan ini selaras dengan berbagai aliansi masyarakat sipil yang telah menyuarakan penolakan sebelumnya. “Tuntutan kami sama dengan aliansi-aliansi lainnya. Tidak ada yang membedakan gerakan ini dengan gerakan-gerakan lain. Kami bersama-sama menolak pembangunan glamping dan seaplane yang akan mengganggu aktivitas ekologi, sosial, dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Catatan Filosofis Djoko Sukmono, JAMAN KONKRET

Aksi ini juga bertujuan untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat umum. “Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya rencana pembangunan ini. Maka dari itu, kami turun ke ruang publik untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat turut peduli,” lanjutnya.

Dalam aksi damai ini, sejumlah penampilan seni turut mewarnai suasana. Sanga Boemi membawakan lagu bertema perlawanan yang menyuarakan semangat untuk menjaga alam dan menolak eksploitasi kawasan konservasi.

Penyair Nita Febrianti juga hadir membacakan puisi berjudul Untukmu Ibu Bumi Kami Rinjani. Ia datang khusus dari Bali sebagai bentuk solidaritas terhadap gerakan ini. “Rinjani bukan sekadar gunung, ia adalah ruang hidup yang sakral,” ucapnya.

Baca Juga :  TNI Siap Mengamankan Pilkada Bali dan Nusa Tenggara, Ribuan Personil Akan Dikerahkan Komando Daerah Militer IX/Udayana

Imam Firmansyah menegaskan bahwa rencana pembangunan seaplane dan glamping justru menunjukkan penolakan alam terhadap intervensi manusia. “Ketika glamping dan seaplane dibangun, maka kiamatlah kita semua. Rinjani bahkan menolak dengan sendirinya segala gangguan yang terjadi. Ini adalah warisan sakral yang harus kita jaga bersama,” katanya.

Seorang pengunjung Car Free Day, Wisnu Harhaf, menyampaikan kesan positifnya terhadap aksi tersebut. “Aksi ini sangat edukatif. Kami sebagai masyarakat umum jadi tahu apa yang sebenarnya terjadi di Rinjani. Harapannya, aksi seperti ini terus dilakukan karena banyak doa baik yang lahir dari dan untuk Rinjani,” ujarnya.

Aksi ini menjadi penegas bahwa Rinjani bukan komoditas pariwisata semata, melainkan ruang hidup, ruang spiritual, dan warisan alam yang harus dijaga oleh seluruh anak negeri.

Berita Terkait

Penjarahan Rumah Sahroni Jadi Momentum Desakan Pengesahan UUD Perampasan Aset Koruptor
Ketua PA GMNI Lombok Timur Akan Mobilisasi 10 Ribu Petani Tembakau Unduk Demo Gubernur dan DJP
Strategi Penghancuran Negara Kuat Melalui Narkoba, Studi Kasus Candu di Cina
“Abolisi & Amnesti Koruptor, Strategi Politik Prabowo Demi Keutuhan Bangsa?”
DPC GMNI Kota Mataram Kirimkan Eksaminasi Putusan dan Serukan Penyelesaian Konflik Organisasi Melalui Mekanisme Internal
Reforma Agraria dan Aksi Massa Warga Kebon Sayur
Ideologi Marhaenisme Tumbuh Subur di Trotoar Pamekasan, Mahasiswa Dari Berbagai Kampus Aktif Dalam Diskusi
India Membalas Manuver China, Kedua Negara Saling Rebutan Wilayah

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 01:45 WIB

Penjarahan Rumah Sahroni Jadi Momentum Desakan Pengesahan UUD Perampasan Aset Koruptor

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 15:52 WIB

Ketua PA GMNI Lombok Timur Akan Mobilisasi 10 Ribu Petani Tembakau Unduk Demo Gubernur dan DJP

Kamis, 7 Agustus 2025 - 13:05 WIB

Strategi Penghancuran Negara Kuat Melalui Narkoba, Studi Kasus Candu di Cina

Minggu, 3 Agustus 2025 - 23:05 WIB

Proyek Glamping dan Seaplane di TN Gunung Rinjani Mendapat Penolakan, Masyarakat Sasambo Melakukan Gerakan Aksi Damai

Jumat, 1 Agustus 2025 - 19:04 WIB

“Abolisi & Amnesti Koruptor, Strategi Politik Prabowo Demi Keutuhan Bangsa?”

Berita Terbaru

Pemikiran

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Minggu, 23 Nov 2025 - 00:49 WIB