DPC GMNI Kota Mataram Kirimkan Eksaminasi Putusan dan Serukan Penyelesaian Konflik Organisasi Melalui Mekanisme Internal

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Mataram, 14 Juli 2025 – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Mataram resmi mengirimkan berkas eksaminasi terhadap putusan pengadilan yang berkaitan dengan konflik internal organisasi.

Dokumen eksaminasi dikirimkan melalui kantor pos sebagai bentuk keseriusan dan tanggung jawab hukum dari cabang dalam merespons kondisi organisasi saat ini.

Langkah tersebut disertai dengan video pernyataan sikap resmi yang disampaikan oleh Ketua DPC GMNI Kota Mataram, Satya Ubhaya Sakti.

Dalam pernyataannya, Satya menegaskan bahwa seharusnya dinamika dan persoalan dalam tubuh organisasi GMNI diselesaikan melalui mekanisme internal, bukan melalui intervensi lembaga peradilan.

Baca Juga :  Peter Bryan Seorang Kanibal Dari London Memakan Manusia Lainnya

“Kami menilai bahwa hakim semestinya hadir sebagai penengah, bukan memperkeruh situasi organisasi. Eksaminasi ini kami ajukan sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus evaluasi kritis terhadap putusan yang dikeluarkan,” ujar Satya di video tersebut.

DPC GMNI Kota Mataram menolak dengan tegas segala bentuk intervensi lembaga negara, termasuk lembaga peradilan, dalam urusan internal organisasi.

“Campur tangan dari luar hanya akan menjauhkan organisasi dari semangat demokrasi internal dan nilai-nilai ideologis yang diperjuangkan GMNI” Tegas bung Satya

Baca Juga :  Kebudayaan Indonesia Yang Masih Dilakukan Hingga Saat Ini Oleh Masyarakat Daerah

DPC GMNI Kota Mataram berharap bahwa pengajuan eksaminasi ini dapat menjadi pemicu kesadaran kolektif untuk kembali pada semangat konsolidasi, persatuan, dan penyelesaian masalah secara demokratis sesuai roh marhaenisme yang menjadi landasan perjuangan organisasi.

Rilis ini merupakan bentuk transparansi langkah organisasi sekaligus ajakan kepada seluruh kader GMNI di berbagai tingkatan untuk menjaga integritas, persatuan, dan menjauhkan organisasi dari penyelesaian konflik melalui jalur yang justru bertentangan dengan prinsip perjuangan kolektif.(Kdr)

Berita Terkait

Belajar Percaya Diri dari Soekarno Muda “Lelaki Berpeci yang Menaklukkan Hati Noni” 
Sistem Cultuurprocenten Sebagai Mesin Eksploitasi Kolonialisme, Dampaknya Terasa Hingga Sekarang 
Penjarahan Rumah Sahroni Jadi Momentum Desakan Pengesahan UUD Perampasan Aset Koruptor
Ketua PA GMNI Lombok Timur Akan Mobilisasi 10 Ribu Petani Tembakau Unduk Demo Gubernur dan DJP
Strategi Penghancuran Negara Kuat Melalui Narkoba, Studi Kasus Candu di Cina
Proyek Glamping dan Seaplane di TN Gunung Rinjani Mendapat Penolakan, Masyarakat Sasambo Melakukan Gerakan Aksi Damai
“Abolisi & Amnesti Koruptor, Strategi Politik Prabowo Demi Keutuhan Bangsa?”
Reforma Agraria dan Aksi Massa Warga Kebon Sayur

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:11 WIB

Sistem Cultuurprocenten Sebagai Mesin Eksploitasi Kolonialisme, Dampaknya Terasa Hingga Sekarang 

Minggu, 31 Agustus 2025 - 01:45 WIB

Penjarahan Rumah Sahroni Jadi Momentum Desakan Pengesahan UUD Perampasan Aset Koruptor

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 15:52 WIB

Ketua PA GMNI Lombok Timur Akan Mobilisasi 10 Ribu Petani Tembakau Unduk Demo Gubernur dan DJP

Kamis, 7 Agustus 2025 - 13:05 WIB

Strategi Penghancuran Negara Kuat Melalui Narkoba, Studi Kasus Candu di Cina

Minggu, 3 Agustus 2025 - 23:05 WIB

Proyek Glamping dan Seaplane di TN Gunung Rinjani Mendapat Penolakan, Masyarakat Sasambo Melakukan Gerakan Aksi Damai

Berita Terbaru

Pemikiran

Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember

Senin, 4 Mei 2026 - 14:43 WIB