Gagal Membawa Perwakilan PPP ke Senayan, Sandiaga Uno Meminta Maaf Secara TErbuka

- Jurnalis

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peristiwa politik 2024 menimbulkan banyak peristiwa yang mengejutkan masyarakat dan ara elit.

Selain terkait hasil pemiluhan Presiden juga ada partai besar yang tidak lolos mewakili rakyat di Senayan.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno meminta maaf lantaran belum dapat mewujudkan partai untuk lolos ke Senayan pada Pemilu 2024.

“Jadi saya memang perpindahan ke PPP ini tadinya difokuskan untuk mengangkat suara PPP, belum bisa terwujudkan, saya juga mohon maaf mungkin kalau ada kurang optimalnya dari kinerja selama berkampanye bersama PPP,” kata Sandiaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.

Sandiaga selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu pun mengaku prihatin PPP gagal mengirimkan wakilnya ke DPR RI.

Baca Juga :  Wawancara Eksklusif Yunius Suwantoro, Jangan Tumpukan Beban Pemilu Hanya Pada Caleg. Pengurus, Kader, Sayap Partai, dan Masyarakat Harus Bergerak Bersama

“Prihatin ya, dan saya juga melihat rekan-rekan di daerah yang telah berjuang luar biasa ini merasakan keprihatinan dan kepedihan yang sama,” ujarnya.

Disatu sisi dia mengaku secara tegas dan menerima kenyataan PPP gagal menembus Senayan.

Karena gugatan sengketa Pileg 2024 yang dilayangkan tak dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ya, karena kan ini sudah keputusan final dan pimpinan, saya belum diberikan arahan oleh pemimpin, tapi dari berita-berita koran yang saya baca, ini adalah merupakan keputusan final,” ucapnya.

Baca Juga :  Ini Dia Sosok Yang Berani Bertarung Melawan Vladimir Putin Dalam Pemilihan Presiden Rusia 2024

Sandiaga berharap para kader PPP untuk tetap semangat dan solid dalam berkontribusi bagi perpolitikan di tanah air.

“Saya tetap istikomah dan saya akan yakin jika kita bisa solid untuk konsolidasi, terbuka peluang PPP untuk memperjuangkan, terus mewarnai demokrasi kita,” kata dia.

Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 terkait penetapan hasil pemilu secara nasional, PPP tidak memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen.

Adapun gugatan sengketa Pileg 2024 yang diajukan PPP ke MK tidak ada yang dikabulkan sehingga hampir dapat dipastikan partai tersebut tidak berhasil menembus ke Senayan.

 

Berita Terkait

Pernyataan Sikap FA GMNI Terkait Krisis Mencekam 25 Agustus 2025, Keputusan Politik Presiden Menentukan Nasib Indonesia
Evaluasi Kritis Forum Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Terhadap Amnesti dan ABOLISI Koruptor
Beredar Kabar Bupati PATI Turun Mendadak, Rakyat Jangan Sampai Jadi Korban!”
Regulasi Selalu Tidak Terhubung Dengan Kondisi Obyektif
Yunius Suwantoro Tanggapi Sindiran Roy Suryo “Partai Gajah”: Politik Harus Berdiri di Atas Etika dan Gagasan
Wawancara Eksklusif Yunius Suwantoro, Jangan Tumpukan Beban Pemilu Hanya Pada Caleg. Pengurus, Kader, Sayap Partai, dan Masyarakat Harus Bergerak Bersama
DPC GMNI Kota Mataram Berharap Dualisme Kepemimpinan Harus Diakhiri Tahun 2025, Segera Lakukan Kongres Persatuan
Pentingnya Gerakan Ideologi dan Politik, Anak Bangsa Wajib Berjalan Sesuai Hukum Rasional Sejarah

Berita Terkait

Kamis, 4 September 2025 - 10:48 WIB

Pernyataan Sikap FA GMNI Terkait Krisis Mencekam 25 Agustus 2025, Keputusan Politik Presiden Menentukan Nasib Indonesia

Kamis, 14 Agustus 2025 - 23:15 WIB

Evaluasi Kritis Forum Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Terhadap Amnesti dan ABOLISI Koruptor

Rabu, 13 Agustus 2025 - 18:09 WIB

Beredar Kabar Bupati PATI Turun Mendadak, Rakyat Jangan Sampai Jadi Korban!”

Rabu, 6 Agustus 2025 - 19:26 WIB

Regulasi Selalu Tidak Terhubung Dengan Kondisi Obyektif

Kamis, 24 Juli 2025 - 01:40 WIB

Yunius Suwantoro Tanggapi Sindiran Roy Suryo “Partai Gajah”: Politik Harus Berdiri di Atas Etika dan Gagasan

Berita Terbaru

Pemikiran

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Minggu, 23 Nov 2025 - 00:49 WIB