Tepis Isu Pemakzulan Presiden Prabowo, Kader PSI Yunius Suwantoro Sebut Klaim Said Didu Tidak Berdasar

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta– Dinamika politik tanah air kembali dihangatkan oleh rumor yang beredar luas di dunia maya. Baru-baru ini, sebuah pernyataan dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, menuai polemik setelah ia melontarkan klaim bahwa kelompok pendukung Joko Widodo atau yang dilabeli sebagai “Jokower” berniat untuk memakzulkan Presiden Prabowo Subianto. Menanggapi narasi liar tersebut, berbagai pihak mulai angkat bicara untuk meluruskan disinformasi yang dinilai berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Klaim tersebut awalnya mencuat melalui sebuah pemberitaan daring dan langsung memicu perdebatan panas di media sosial. Dalam narasi yang dibangun, seolah-olah terdapat keretakan dan agenda terselubung dari kelompok loyalis presiden ke-7 RI untuk mengganggu jalannya pemerintahan saat ini. Namun, banyak pengamat dan politisi menilai bahwa pernyataan tersebut hanyalah spekulasi kosong tanpa adanya bukti empiris maupun dinamika politik riil yang mendukung.

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yunius Suwantoro, secara tegas membantah kebenaran dari pernyataan Said Didu tersebut. Menurutnya, narasi yang menyebutkan adanya kelompok “Jokower” yang ingin menggulingkan Presiden Prabowo adalah sebuah kebohongan publik yang tidak memiliki dasar pijakan sama sekali. Yunius menilai isu ini sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk sekadar mencari sensasi dan menciptakan kegaduhan politik di tengah masyarakat.

“Pernyataan Pak Said Didu itu sangat tidak berdasar, halusinasi, dan cenderung provokatif. Hubungan antara elemen pendukung Pak Jokowi dan Pak Prabowo saat ini berada dalam kondisi yang sangat solid dan harmonis,” ujar Yunius Suwantoro dalam keterangannya kepada awak media pada Selasa (12/5). Ia menegaskan bahwa transisi kepemimpinan telah berjalan dengan sangat mulus dan kedua tokoh bangsa tersebut terus menunjukkan sinergi yang luar biasa.

Baca Juga :  Bank DKI Kerja Sama Dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jakarta Untuk Sukseskan Ekonomi Syariah

Lebih lanjut, Yunius menjelaskan bahwa istilah “Jokower” yang diframing seolah-olah menjadi ancaman bagi Presiden Prabowo adalah sebuah penyesatan logika politik. Menurutnya, mayoritas pendukung Jokowi telah bertransformasi menjadi pendukung penuh pemerintahan Prabowo, sejalan dengan visi keberlanjutan yang digaungkan pada masa kampanye Pilpres lalu. Tidak ada satu pun alasan logis bagi kelompok tersebut untuk menjatuhkan pemerintahan yang justru mereka perjuangkan kemenangannya.

Sebagai kader PSI, partai yang sejak awal tegak lurus mendukung keberlanjutan program-program pemerintahan Jokowi dan memenangkan Prabowo, Yunius memastikan komitmen partainya tetap utuh. PSI akan terus berada di garda terdepan untuk mengawal pemerintahan saat ini agar dapat fokus bekerja melayani rakyat, tanpa harus terganggu oleh isu-isu murahan yang sama sekali tidak produktif bagi kemajuan bangsa.

Yunius juga mengimbau masyarakat luas untuk lebih cerdas, teliti, dan bijak dalam menyaring setiap informasi yang beredar, terutama yang bermuatan politis. Di era digital saat ini, penyebaran hoaks dan narasi adu domba sangat mudah terjadi jika masyarakat menelan mentah-mentah setiap klaim yang dilontarkan oleh tokoh-tokoh tertentu di ruang publik tanpa melakukan verifikasi atau *cross-check* fakta.

Baca Juga :  Proliga 2024 Akan Memberikan Pertandingan Terbaik, Berikut Pernyataan PP PBVSI

Ia pun menyarankan agar tokoh-tokoh politik dan pengamat senior seperti Said Didu lebih mengedepankan kritik yang konstruktif dan berbasis data objektif, bukan sekadar melemparkan asumsi liar yang meresahkan. “Kita butuh masukan kritis untuk membangun bangsa, bukan rumor yang memicu saling curiga. Mari kita berpolitik dengan kedewasaan dan selalu mengedepankan akal sehat,” tambah Yunius.

Kondisi koalisi pemerintahan saat ini juga dipastikan sangat stabil dan tengah fokus penuh pada percepatan program-program strategis nasional. Para elite politik dari partai-partai pendukung terus merapatkan barisan untuk memastikan setiap kebijakan Presiden Prabowo dapat dieksekusi dengan baik di lapangan. Soliditas tingkat tinggi ini menjadi bukti nyata bahwa isu keretakan, apalagi wacana pemakzulan, hanyalah isapan jempol belaka.

Pada akhirnya, upaya untuk membenturkan para tokoh bangsa dan pendukungnya melalui isu pemakzulan ini dipastikan gagal total dan tidak mendapat tempat di masyarakat. Pemerintah, bersama dengan seluruh elemen masyarakat yang menginginkan kemajuan, akan terus melangkah ke depan tanpa menoleh pada provokasi negatif. Publik diharapkan tetap tenang dan terus memberikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo untuk mewujudkan visi Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Berita Terkait

GMNI Pamekasan Beraksi di Hari Anti Korupsi Sedunia, Desak Kajari Berantas Praktik Rasuah Yang Sudah Menjadi ‘Budaya’
DPK GMNI Nusantara dan DPK GMNI Pancasila UIM Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar 2025, Dihadiri Langsung Ketua DPD GMNI Jawa Timur Dan DPC GMNI Pamekasan
HUT ke-11 Partai Solidaritas Indonesia “Solusi Kemenangan untuk Pemilu 2029”
GMNI Pamekasan Audiensi dengan DP3A , Soroti Maraknya Kasus Bullying dan Pelecehan
Seruan DPP GMNI di Tengah Gejolak Nasional: Mahasiswa Menuntut Perubahan, Menolak Anarkisme
GMNI Mataram Tegaskan Ribuan Massa di NTB Merupakan Aksi Organik dari Keresahan Rakyat
Gelombang Kemarahan Rakyat: Aksi Solidaritas di Mataram Kecam Kekerasan Aparat
Aktivis GMNI Pamekasan Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:32 WIB

Tepis Isu Pemakzulan Presiden Prabowo, Kader PSI Yunius Suwantoro Sebut Klaim Said Didu Tidak Berdasar

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:51 WIB

GMNI Pamekasan Beraksi di Hari Anti Korupsi Sedunia, Desak Kajari Berantas Praktik Rasuah Yang Sudah Menjadi ‘Budaya’

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:47 WIB

DPK GMNI Nusantara dan DPK GMNI Pancasila UIM Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar 2025, Dihadiri Langsung Ketua DPD GMNI Jawa Timur Dan DPC GMNI Pamekasan

Jumat, 21 November 2025 - 08:38 WIB

HUT ke-11 Partai Solidaritas Indonesia “Solusi Kemenangan untuk Pemilu 2029”

Jumat, 19 September 2025 - 22:11 WIB

GMNI Pamekasan Audiensi dengan DP3A , Soroti Maraknya Kasus Bullying dan Pelecehan

Berita Terbaru