GMNI Mataram Tegaskan Ribuan Massa di NTB Merupakan Aksi Organik dari Keresahan Rakyat

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ribuan massa aksi memadati jalan-jalan di Nusa Tenggara Barat pada hari ini. Aksi besar ini merupakan bagian dari gelombang protes nasional yang terjadi serentak di berbagai daerah. Massa menilai pemerintah semakin jauh dari kepentingan rakyat dengan berbagai kebijakan yang tidak adil, mulai dari kenaikan gaji DPR, pernyataan pejabat yang tidak pro rakyat, hingga tindakan represif aparat yang mengakibatkan korban jiwa di pusat.

Satya Ubhaya Sakti, Ketua DPC GMNI Kota Mataram yang turut hadir dalam aksi tersebut, menegaskan bahwa gerakan ini muncul secara organik dari keresahan masyarakat. “Aksi ini bukan digerakkan oleh kepentingan tertentu. Ini murni lahir dari kemarahan rakyat atas banyak persoalan bangsa yang menumpuk dan tidak kunjung diselesaikan oleh pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga :  Prabowo Akan Meringankan UKT Karena Teriakan Mahasiswa, Pendidikan Sudah Menjadi Industri Kapitalisme

Aksi berlangsung dengan jumlah massa yang sangat besar dan mendapat atensi luas. Gelombang serupa juga terus terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Menurut Satya, mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat juga memikul tanggung jawab moral untuk menyampaikan keresahan bersama rakyat. “Kami sebagai mahasiswa tidak bisa diam. Presiden sebagai Kepala Pemerintah gagal berpihak kepada rakyat, melainkan berpihak kepada elit,” tambahnya.

Tuntutan yang disuarakan tetap sama seperti aksi sebelumnya bersama Kaukus Rakyat Melawan. Massa menuntut Presiden gagal sebagai kepala pemerintahan karena tidak mampu menjaga kestabilan di tingkat tapak, gagal memilih Kapolri karena tidak mampu menginstruksikan keselamatan massa aksi kepada anggotanya, mengadili secara tegas dan transparan oknum aparat yang menyebabkan hilangnya nyawa masyarakat, serta meninjau ulang kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat.

Baca Juga :  Busana dan Strata Sosial Era Kuno Ditentukan Oleh Derajat Sosial Penggunanya

Aksi hari ini menunjukkan bahwa rakyat tidak lagi percaya pada jalan formal yang selama ini ditempuh. Pesan yang ingin disampaikan jelas: negara harus segera mengubah arah kebijakan dan kembali berpihak pada kepentingan rakyat.

Berita Terkait

DPK GMNI Nusantara dan DPK GMNI Pancasila UIM Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar 2025, Dihadiri Langsung Ketua DPD GMNI Jawa Timur Dan DPC GMNI Pamekasan
HUT ke-11 Partai Solidaritas Indonesia “Solusi Kemenangan untuk Pemilu 2029”
GMNI Pamekasan Audiensi dengan DP3A , Soroti Maraknya Kasus Bullying dan Pelecehan
Seruan DPP GMNI di Tengah Gejolak Nasional: Mahasiswa Menuntut Perubahan, Menolak Anarkisme
Gelombang Kemarahan Rakyat: Aksi Solidaritas di Mataram Kecam Kekerasan Aparat
Aktivis GMNI Pamekasan Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi
Solusi Atasi Kerugian Whoosh yang Membebani Keuntungan KAI, Harga Tiket Terlalu Tinggi
Demo Anak STM di DPR/MPR, Kritik Keras Terhadap Hasil Pemilu dan Wakil Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:47 WIB

DPK GMNI Nusantara dan DPK GMNI Pancasila UIM Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar 2025, Dihadiri Langsung Ketua DPD GMNI Jawa Timur Dan DPC GMNI Pamekasan

Jumat, 21 November 2025 - 08:38 WIB

HUT ke-11 Partai Solidaritas Indonesia “Solusi Kemenangan untuk Pemilu 2029”

Jumat, 19 September 2025 - 22:11 WIB

GMNI Pamekasan Audiensi dengan DP3A , Soroti Maraknya Kasus Bullying dan Pelecehan

Senin, 1 September 2025 - 20:23 WIB

Seruan DPP GMNI di Tengah Gejolak Nasional: Mahasiswa Menuntut Perubahan, Menolak Anarkisme

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:28 WIB

GMNI Mataram Tegaskan Ribuan Massa di NTB Merupakan Aksi Organik dari Keresahan Rakyat

Berita Terbaru

Pemikiran

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Minggu, 23 Nov 2025 - 00:49 WIB