Mertua dan Menantu Berbeda Pilihan Calon Presiden Tetapi Mengajarkan Kedewasaan Demokrasi Bagi Rakyat.

- Jurnalis

Kamis, 7 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

andika Perkasa dan Hendropriyono mengajarkan Kedewasaan dalam demokrasi

andika Perkasa dan Hendropriyono mengajarkan Kedewasaan dalam demokrasi

Mertua dan menantu merupakan keluarga yang harus dijaga kerukunannya.

Karena mertua dan menantu mempunyai hubungan yang sangat penting dalam sebuah keluarga.

Oleh sebab itu antara mertua dan menantu harus saling menghargai dan menghormati.

Tetapi didalam dunia politik tidak selamanya dalam sebuah keluarga mempunyai pilihan yang sama.

Banyak faktor yang membuat pilihan itu berbeda satu sama lainnya.

Faktor sejarah dan pengalaman hidup serta ideologi menjadi salah satu pemicu perbedaan yang terjadi.

Tetapi ada pemandangan menarik dalam kontestasi pemilihan presiden 2024.

Bukan calon presiden dan wakil presiden yang membuat pemilihan itu menjadi menarik.

Justru tim pemenangan yang berbeda pilihan antara mertua dan menantu terhadap calon presiden.

Baca Juga :  Anggota Dewan Tidak Perlu Mengundurkan Diri Jika Ingin Maju Pilkada, Berikut Penjelasan Ketua KPU RI

Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Hendropriyono dan menantunya Jenderal (Purn) Andika Perkasa mempunyai pilihan berbeda.

Hendropriyono merapat ke Prabowo sedangkan sang menantu Andika Perkasa bersama Ganjar Pranowo.

Mertua dan menantu ini berada dalam dua kubu berbeda tetapi posisinya sangat strategis.

Masing masing berada dalam tim inti pemenangan calon presiden.

Kejadian ini bermula saat Hendropriyono diminta Prabowo untuk bernyanyi.

Ajakan itu diterima karena dia menghormati juniornya saat bersama di ABRI dulu, ucapnya.

Acara ini disaksikan beberapa tokoh purnawirawan dan forum komunikasi pejuang Timor Timor.

Letjen(Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Mayjen (Purn) Zacky Anwar Makarim dan Eurico Guterres.

Pilihan politik sang menantu Jenderal (purn) Andika Perkasa terhadap Ganjar Pranowo juga sangat kuat.

Baca Juga :  Santri Menjadi Prioritas Program Kerja Gibran Rakabuming Raka Sebagai Cawapres

Ini terbukti dengan posisi wakil ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo yang disandangnya.

Meskipun awalnya Andika Perkasa sempat diisukan dan masuk pertimbangan Cawapres Ganjar.

Tetapi akhirnya dia mendampingi ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar yaitu Arsjad Rasjid.

Banyak kalangan yang mempertanyakan kenapa Andika Perkasa Mendukung Ganjar Pranowo.

Namun jawaban diplomatis muncul dari mantan KASAD yang populer ini.

Ini persoalan hati dan pribadi yang cocok dengan mas Ganjar, susah juga kalau dijelaskan secara rasional, Ucapnya kepada awak media.

Masyarakat berharap semoga perbedaan politik ini bisa menjadi contoh demokratis bagi rakyat indonesia.

 

 

 

 

Sumber Berita : dikutip dari berbagai sumber

Berita Terkait

Gelombang Baru Kaum Alit: NASMAR Menjadi Rumah Pergerakan Eks-PDIP dan Loyalis Jokowi 
“Naar Medan Merdeka Utara” Menapaki Jalan Terjal Megawati Soekarnoputri
Perjalanan Panjang Menjaga Nyala Api Marhaenisme Dari PNI ke PDI Perjuangan
Pernyataan Sikap FA GMNI Terkait Krisis Mencekam 25 Agustus 2025, Keputusan Politik Presiden Menentukan Nasib Indonesia
Evaluasi Kritis Forum Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Terhadap Amnesti dan ABOLISI Koruptor
Beredar Kabar Bupati PATI Turun Mendadak, Rakyat Jangan Sampai Jadi Korban!”
Regulasi Selalu Tidak Terhubung Dengan Kondisi Obyektif
Yunius Suwantoro Tanggapi Sindiran Roy Suryo “Partai Gajah”: Politik Harus Berdiri di Atas Etika dan Gagasan

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:50 WIB

Gelombang Baru Kaum Alit: NASMAR Menjadi Rumah Pergerakan Eks-PDIP dan Loyalis Jokowi 

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:22 WIB

“Naar Medan Merdeka Utara” Menapaki Jalan Terjal Megawati Soekarnoputri

Selasa, 28 April 2026 - 16:47 WIB

Perjalanan Panjang Menjaga Nyala Api Marhaenisme Dari PNI ke PDI Perjuangan

Kamis, 4 September 2025 - 10:48 WIB

Pernyataan Sikap FA GMNI Terkait Krisis Mencekam 25 Agustus 2025, Keputusan Politik Presiden Menentukan Nasib Indonesia

Kamis, 14 Agustus 2025 - 23:15 WIB

Evaluasi Kritis Forum Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Terhadap Amnesti dan ABOLISI Koruptor

Berita Terbaru

Pemikiran

Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember

Senin, 4 Mei 2026 - 14:43 WIB