Gagasan Organisasi Kesejahteraan Profesi Galian Seluruh Indonesia (KPGSI) Agar Tercipta Kesejahteraan Rakyat Secara Merata

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Lardi Dahono Ketua Umum KPGSI

Foto Lardi Dahono Ketua Umum KPGSI

 Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan alam melimpah. Baik kekayaan laut dan isinya, kesuburan tanahnya, dan gunung-gunungnya yang di dalamnya memiliki kandungan emas, nikel, dan lainnnya.
Seiring dengan pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka banyak ditemukan kekayaan yang terdapat di Indonesia termasuk melimpahnya kandungan minyak di berbagai wilayah.
Ketika zaman dulu kita dijajah karena penjajah ingin mendapatkan rempah-rempah, ternyata di bawah bumi kita banyak mineral, nikel, emas, minyak dan lain lain.
Tapi semua itu tanpa sumber daya manusia (SDM) yang baik, kekayaan alam kita tidak bermakna. Ibarat pepatah ayam mati di lumbung padi. Bahaya kalau daerah kaya tapi masyarakatnya tidak sejahtera.
Setelah melihat dan menganalisa potensi alam yang sangat melimpah di Indonesia, Organisasi Kesejahteraan Profesi Galian Seluruh Indonesia (KPGSI) turut memberikan pernyataan sikap dan gagasan agar semua rakyat Indonesia bisa sejahtera secara merata.
Berikut pernyataan tertulis yang disampaikan KPGSI kepada Negara Indonesia

SUDAH SAATNYA PORO PRANOTO NEGORO LEGOWO BLOKO SHUTO, BAHWA SUMBER DAYA ALAM KITA SANGAT CUKUP UNTUK MEMAKMURKAN SEMUA WARGA NEGARA INDONESIA  TANPA KECUALI.

Baca Juga :  Niccolò Machiavelli Pemikir Politik Yang Mendapat Gelar Bapak Teori Politik Modern

 

BUKTI OTENTIK

  1. Sangking melimpahnya SDA RI & bila Negara sedia tutup kebocoran di sektor pertambangan, setiap kepala bisa dapat 20 juta / bulan gratis.
  2. Untuk menjadi Indonesia emas 2045 itu kelamaan, asal semua bocor bocor segera di hentikan idealnya 2035.
  3. Fasilitas untuk Rakyat yang PKT RI paparkan tidak berlebihan memang pantas kita dapatkan bila kita bandingkan apa yang diterima warga Suis dari Negaranya.
  4. Indonesia termasuk Negara lambat maju akibat tradisi upah murah, sejak jaman Belanda yang terus berlanjut s/d sekarang.
  5. Mengapa di Negara se tangguh Indonesia masih ada narkoba, kebocoran & kemiskinan ? sebab aturan / UU masih memberi ruang.
  6. Sekarang RI dipimpin oleh Presiden paling tulus versi Gus Dur, tidak mungkin potensi guna setara Free Port di abaikannya.

 

CATATAN FINAL FINISH .

Kami tahu betul bahwa ada bocor alus lebih ganas dari korupsi, yang tidak terdeteksi oleh siapa pun selain KPGSI/PKT RI.

Baca Juga :  Renungan Filosofis Djoko Sukmono, SEBUAH ORDE KONKRET

Saatnya Indonesia gunakan konsep paten tsb, agar ada jaminan bahwa Hak hidup layak semua WNI secepatnya terpenuhi.

Problem kita tidak akan pernah bisa tuntas, manakala tata kelola Negara DI KONSEP OLEH BANYAK ORANG.

Demi keadilan, penanda bahwa “RAKYAT JELATA JUGA MANUSIA” ijin kan lah PKT RI urun rembuk sumbang gagasan demi percepat kemakmuran Negara kita tercinta.

Metode manual boring yang di ciptakan oleh KPGSI, ber potensi hemat anggaran +/- 37,4 % dari project under ground pipe & cable.

Komisaris utama Pertamina dapet bonus 1% namun karena beda status sosial, penemu metode manual boring dapat apa? Meski metodologi kami sederhana namun asal dapat atensi dari pusat, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia bisa disegerakan.

 

 

 

Wonogiri, 10 Maret 2025

ttd

Lardi Dahono

 Ketua Umum KPGSI – 0822 2121 6755

Berita Terkait

Bondowoso Butuh Kesadaran Politik Generasi Muda Agar Pembangunan Daerah Meningkat Pesat
Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember
Revolusi Belajar Bahasa: Mengupas Efektivitas Subtitle Ganda Film Hollywood bagi Kognitif Anak
Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi
Tanggung Jawab Moral Kader GMNI Terhadap Pengesahan RUU KUHAP
Indonesia Perlu Kaji Mendalam Pengembangan Senjata Laser, Ahli Ingatkan Kompleksitas Tinggi
RUU Perampasan Aset Mandek, Ancaman Rakyat Mogok Pajak Menguat
Perkembangan Indonesia dan Isu Wakil Rakyat menjadi Teori Konspirasi Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:58 WIB

Bondowoso Butuh Kesadaran Politik Generasi Muda Agar Pembangunan Daerah Meningkat Pesat

Senin, 4 Mei 2026 - 14:43 WIB

Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember

Selasa, 28 April 2026 - 16:41 WIB

Revolusi Belajar Bahasa: Mengupas Efektivitas Subtitle Ganda Film Hollywood bagi Kognitif Anak

Minggu, 23 November 2025 - 00:49 WIB

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Kamis, 20 November 2025 - 21:18 WIB

Tanggung Jawab Moral Kader GMNI Terhadap Pengesahan RUU KUHAP

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB