Posisi Ormas Marhaenis Dalam pemilu Presiden 2024, Jangan Hanya Sebatas Elektoral

- Jurnalis

Kamis, 23 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buku dibawah Bendera Revolusi

Buku dibawah Bendera Revolusi

Pemilu pemilihan presiden diselenggarakan pada 14 Februari 2024 merupakan momentum politik yang sangat krusial.

Karena kontestan merupakan tokoh dengan dukungan politik yang sama sama kuat.

Maka potensi terjadinya konflik antar pendukung dari calon Presiden dan Calon Wakil Presiden sangan rentan.

Fenomena hoaks, kampanye negatif, atau bahkan kampanye hitam yang membunuh karakter calon.

Merupakan salah satu indikasi dari kemungkinan potensi konflik yang tidak diinginkan.

Upaya pencegahan mungkin sudah dilakukan melalui penegakkan hukum, tetapi justru mempertajam konflik.

Oposisi akan menilai penegakkan hukum hanya tajam dan menjurus pada kubu pesaing saja.

Baca Juga :  Politik Dan Keterkaitan Dengan Politik

Upaya-upaya itu dianggap sekadar kriminalisasi pihak-pihak yang kritis terhadap kekuasaan.

Melihat peristiwa tersebut peran marhaenis diperlukan untuk menciptakan Pemilu damai harus menjadi komitmen seluruh komponen bangsa.

Marhaenis tampaknya tidak cukup jika hanya berharap pada penyelenggara Pemilu, baik KPU maupun Bawaslu.

Tetapi yang tidak kalah penting adalah peran organisasi kemasyarakatan (Ormas) Marhaenis itu sendiri.

Mengapa harus Ormas Marhaenis..??, karena Ormas merupakan komponen civil society yang memiliki peran-peran penting dengan cakupan serta jangkauan yang luas.

Hampir semua peran Negara kecuali dalam hal pertahanan, keamanan, serta penegakkan hukum secara formal dilakukan oleh Ormas.

Baca Juga :  Konsep Kemakmuran dan Kesejahteraan Versi KPGSI, Tidak Akan Ada Lagi Orang Miskin Mulai Dari Sabang Hingga Merauke.

Ormas berperan besar dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta sendi sendi yang lain.

Ormas selalu menjadi faktor penting terbukti dari semua survei atau polling pendapat mengenai Pemilu.

Betapa sayangnya jika peran Ormas terdegradasi hanya pada peran-peran elektoral, dijadikan alat untuk menkonsolidasikan kekuatan suara.

Ormas Marhaenis harus menjadi komponen civil society yang memiliki tanggungjawab yang sama dengan pemerintah dalam menyukseskan Pemilu.

Demi terselenggaranyaa pemilu yang transparan, adil dan menjunjung tinggi hak hak masyarakat dalam memilih.

 

Penulis.
Wahyu Prasetya
Kawan Marhaenis

Berita Terkait

Bondowoso Butuh Kesadaran Politik Generasi Muda Agar Pembangunan Daerah Meningkat Pesat
Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember
Revolusi Belajar Bahasa: Mengupas Efektivitas Subtitle Ganda Film Hollywood bagi Kognitif Anak
Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi
Tanggung Jawab Moral Kader GMNI Terhadap Pengesahan RUU KUHAP
Indonesia Perlu Kaji Mendalam Pengembangan Senjata Laser, Ahli Ingatkan Kompleksitas Tinggi
RUU Perampasan Aset Mandek, Ancaman Rakyat Mogok Pajak Menguat
Perkembangan Indonesia dan Isu Wakil Rakyat menjadi Teori Konspirasi Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:58 WIB

Bondowoso Butuh Kesadaran Politik Generasi Muda Agar Pembangunan Daerah Meningkat Pesat

Senin, 4 Mei 2026 - 14:43 WIB

Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember

Selasa, 28 April 2026 - 16:41 WIB

Revolusi Belajar Bahasa: Mengupas Efektivitas Subtitle Ganda Film Hollywood bagi Kognitif Anak

Minggu, 23 November 2025 - 00:49 WIB

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Kamis, 20 November 2025 - 21:18 WIB

Tanggung Jawab Moral Kader GMNI Terhadap Pengesahan RUU KUHAP

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB