Peran Pemikir Dalam Kehidupan Sosial Bangsa dan Negara, Teknologi Menjadi Alat Propaganda Yang Mematikan

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Semua negara sampai kapan pun tetap memerlukan seorang pemikir, di semua sistem bangsa  yang selalu mengalami perubahan dalam setiap zaman.  Baik terjadinya suatu bentuk perubahan pada bentuk dari teknologi inipun merubah cara berpikir.

Tentu hal tersebut mempengaruhi  budaya, gaya hidup, sosial, ekonomi, efek utama perubahan paradigma dalam melakukan berbagai aksi antar sesama manusia, menilai hanya dari kebutuhan disebabkan ada kemudahan pada aspek gerak hubungan, spesial dibidang komunikasi.

Reaksi menguatnya peradaban materialisme, liberalisme, imperialisme, kolonialisme, penaklukan tanpa disadari pembodohan massif melalui teknologi, lewat perangkat teknologi, acara acara didalamnya bersama hiburan, kekayaan, perkelahian, muncul super hero superhero kekuatan fisik lebih elegan tanpa ada pemikiran.

Baca Juga :  Pidato Bung Karno di Depan PBB 'To Build the World A New', Bisa Menjadi Inspirasi Bagi Kemerdekaan Palestina

Akses ini dimunculkan melalui film, buku komik, tulisan tulisan diberbagai kolom, podcast, berujung semua dilihat dari sisi materialisme, gaya hidup, menghilangkan budaya lokal, masuklah propaganda dari negara yang kuat sistem pendidikan penghasil teknologi, serta hadirnya intelektual diwilayah pengamatan, analisa, penelitian, memberikan masukan pada pihak penguasa dengan hasil karya ilmiah, untuk mempengaruhi negara yang menghilangkan pola berpikir di kalangan rakyat, terutama di sistem pendidikan tanpa ada koreksi, penelitian, pengamatan, analisa mendalam, penguasa juga membutuhkan dukungan dana, ada keterikatan dengan negara besar seperti Amerika Serikat dan Eropa membutuhkan sumber daya alam, sementara pihak pemerintah memerlukan dukungan  politik, ekonomi, negara membutuhkan sumber daya alam memberikan syarat syarat wajib taat dan patuh  kepada mereka.

Baca Juga :  Prabowo Akan Meringankan UKT Karena Teriakan Mahasiswa, Pendidikan Sudah Menjadi Industri Kapitalisme

Pihak penguasa pun membutuhkan rakyat patuh serta tunduk pada pihak berkuasa, maka sistem pendidikan harus diredam lebih dahulu, lewat peredaman pemikiran, bersama teknik, mengkreasikan pekerja, buruh, mulai menghilangkan pembelajaran literasi, menulis, diskusi.Doktrinal, jalan terbaik bagi penghilangan pemikiran kritis,kreatif, juga bisa memusnahkan penelitian, pengamatan, analisa, agar rakyat mudah tunduk. Teknologi alat produksi propaganda penaklukan mudah terjadi di bangsa yang tidak memiliki pemikir. Bagaimana dengan Indonesia ?

 Penulis
Indra Aden
Pegiat Literasi dan Sosial Indonesia

Berita Terkait

Bondowoso Butuh Kesadaran Politik Generasi Muda Agar Pembangunan Daerah Meningkat Pesat
Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember
Revolusi Belajar Bahasa: Mengupas Efektivitas Subtitle Ganda Film Hollywood bagi Kognitif Anak
Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi
Tanggung Jawab Moral Kader GMNI Terhadap Pengesahan RUU KUHAP
Indonesia Perlu Kaji Mendalam Pengembangan Senjata Laser, Ahli Ingatkan Kompleksitas Tinggi
RUU Perampasan Aset Mandek, Ancaman Rakyat Mogok Pajak Menguat
Perkembangan Indonesia dan Isu Wakil Rakyat menjadi Teori Konspirasi Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:58 WIB

Bondowoso Butuh Kesadaran Politik Generasi Muda Agar Pembangunan Daerah Meningkat Pesat

Senin, 4 Mei 2026 - 14:43 WIB

Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember

Selasa, 28 April 2026 - 16:41 WIB

Revolusi Belajar Bahasa: Mengupas Efektivitas Subtitle Ganda Film Hollywood bagi Kognitif Anak

Minggu, 23 November 2025 - 00:49 WIB

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Kamis, 20 November 2025 - 21:18 WIB

Tanggung Jawab Moral Kader GMNI Terhadap Pengesahan RUU KUHAP

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB