Puncak Festival Harmoni Budaya Nusantara IKN Semakin Meriah Dengan Penampilan Reog Ponorogo

- Jurnalis

Sabtu, 7 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebudayaan harus dilestarikan agar bisa dinikmati secara utuh oleh generasi bangsa saat ini.

Semua pihak harus bersatu padu dalam mengambangkan dan menjaga kebudayaan daerah.

Puncak Festival Harmoni Budaya Nusantara (FHBN) 2024 di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

Pada hari ketiga dimeriahkan dengan penampilan Reog Ponorogo sebagai wujud keberagaman budaya Nusantara.

“Penampilan reog dari komunitas masyarakat di Penajam Paser Utara adalah wujud penghormatan ekspresi budaya di kabupaten ini yang sangat harmonis,”

Pernyataan itu diucapkan Asisten Deputi Pemajuan dan Pelestarian Kebudayaan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Andre Notohamijoyo di Paser Penajam Utara, Sabtu.

Baca Juga :  Filosofi Tari Jaipong Yang Tidak Dimiliki Oleh Kesenian Daerah Lain di Indonesia

Paguyuban reog dari Sanggar Singi Koyo Nusontoro asal Kecamatan Sepaku didirikan oleh beberapa orang perantau.

Dalam perkembangannya berkembang dengan apik menjadi wujud akulturasi budaya yang berjalan dengan baik di Kaltim.

“Penampilan reog juga turut memperkuat kampanye nasional yang saat ini mengajukan reog, kebaya, dan kolintang sebagai warisan budaya dunia kepada UNESCO pada tahun 2024,” ucapnya.

Andre mengemukakan paguyuban reog di Kabupaten Paser Penajam Utara awalnya didirikan dengan gotong royong beberapa orang anggota.

Sumbangan yang dikumpulkan dari para pendiri kemudian digunakan untuk membeli perlengkapan pertunjukan seni reog.

Hingga saat ini, paguyuban tersebut telah mengikuti berbagai festival nasional di beberapa wilayah, khususnya Kaltim.

Baca Juga :  Makna Ukiran Rumah Gadang Dan Filosofi Kearifan Lokal Minangkabau, Memiliki Nilai Luhur Serta Kebijaksanaan Dalam Hidup

Reog Ponorogo merupakan seni pertunjukan tradisional yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur.

Seni Reog merupakan warisan budaya yang kaya akan nilai sejarah dan magis.

Tarian tersebut dipentaskan di arena terbuka dan berfungsi sebagai hiburan rakyat.

Reog menjadi salah satu ikon budaya Indonesia yang tetap lestari hingga kini.

“Penampilan Reog Ponorogo juga didukung oleh Balai Pelestarian XIV wilayah Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara) Kemendikbudristek.

Ini menjadi wujud kolaborasi antar-pemerintah dengan para pemangku kepentingan,” ujar Andre.

Kemenko PMK menyelenggarakan Puncak FHBN tahun 2024 pada 5-7 September 2024.

Acara tersebut dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Penajam Paser Utara untuk menghidupkan budaya lokal di sekitar IKN.

Berita Terkait

Realitas Sosial Di Gunung Kemukus Berada Diantara Sejarah, Mitos dan Salah Kaprah
Pemerintah DKI Tidak Mendukung Pagelaran Budaya, Anak Jalanan dan Kaum Proletar Merana
Apakah Ekspresi Ketidakpuasaan Sosial Sudah Dimulai Sejak Dulu Kala ?!
Renungan Malam Marhaenis, Kebangkitan Sang Tiran
Siwa Wajib Memahami Pancasila Karena Menjadi Bagian Ujian Nasional
Syair Marhaenis, Potret NKRI
Syair Marhaenis, Menjadi manusia Methodologis adalah panggilan Sejarah
Syair Nasionalis-Marhaenis, Gerakan Desukarnoisasi Yang Terstruktur dan Sistematis

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:43 WIB

Realitas Sosial Di Gunung Kemukus Berada Diantara Sejarah, Mitos dan Salah Kaprah

Rabu, 3 Desember 2025 - 23:39 WIB

Pemerintah DKI Tidak Mendukung Pagelaran Budaya, Anak Jalanan dan Kaum Proletar Merana

Rabu, 17 September 2025 - 15:07 WIB

Apakah Ekspresi Ketidakpuasaan Sosial Sudah Dimulai Sejak Dulu Kala ?!

Minggu, 10 Agustus 2025 - 00:32 WIB

Renungan Malam Marhaenis, Kebangkitan Sang Tiran

Kamis, 31 Juli 2025 - 23:53 WIB

Siwa Wajib Memahami Pancasila Karena Menjadi Bagian Ujian Nasional

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB