Partai Nasdem Kota Bandung Mengusung Kader Sendiri Sebagai Calon Wali Kota Periode 2024

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk menjadi kepala daerah maka setiap masyarakat yang ingin maju pilkada harus mendapat rekomendasi dari partai politik.

Sehingga setiap orang bebas untuk mencalonkan diri untuk mendaftar kepada semua partai yang ada di daerahnya.

Namun pimpinan daerah partai akan melakukan pertimbangan untuk memberikan kepada siapa rekomendasi politiknya.

Berdasarkan rapat pleno pengurus terkait dengan penetapan bakal calon Walikota Bandung.

Partai NasDem Kota Bandung menetapkan Bakal Calon Walikota yang direkomendasi adalah Muhammad Farhan.

Farhan merupakan anggota DPR-RI Periode 2019-2024, dan Rendiana Awangga selaku Ketua DPD Partai NasDem Kota Bandung.

Rendiana Awangga juga tercatat sebagai anggota DPRD Kota Bandung periode 2014-2019 dan 2019-2024.

Baca Juga :  Cara Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil 2023 di Mahkamah Agung Terbuka Bagi Lulusan Sarjana

“Kedua nama tersebut adalah kader Partai NasDem yang telah memiliki pengalaman dibidang pemerintahan,” ucap Ketua Bappilu Daerah DPD Partai NasDem Kota Bandung, Rizky Mediantoro.

Dalam memberikan rekomendasi, Partai NasDem Kota Bandung tidak membuka pendaftaran Bakal Calon Walikota secara terbuka.

“Pilkada Kota Bandung 2024 kali ini, Partai NasDem akan mengusung kader sendiri, karena kedua nama tersebut sudah teruji bersama Partai NasDem untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dalam membangun Kota Bandung,” ucapnya.

Penetapan ini sudah dilakukan oleh Partai NasDem Kota Bandung jauh jauh hari sebelum terbukanya pencalonan.

Baca Juga :  Tarif LRT Jabodetabek 1 Juni 2024 Naik Tergantung Tingkat Kesibukan Konsumen

Hal ini dilakukan untuk menjaga kebiasaan Partai yang memulai lebih awal bursa calon pemimpin yang akan mengikuti kontestasi politik.

“Sekaligus bentuk Pendidikan Politik agar masyarakat lebih cepat mengenal calon pemimpinnya,” jelasnya.

Kedua bakal calon Walikota Bandung dari NasDem ini akan menjalani rangkaian tahapan internal.

Diantaranya yakni termasuk menjalin komunikasi dengan Partai Politik lain di Kota Bandung.

Kemudian akan ada survey internal, kedua calon akan dibandingkan dengan calon dari partai lain.

“Jadi survey nya bukan hanya membandingkan satu sama lain dengan antar internal partai saja, tetapi juga dengan calon dari partai lain,” tambahnya.

Berita Terkait

Perjalanan Panjang Menjaga Nyala Api Marhaenisme Dari PNI ke PDI Perjuangan
Pernyataan Sikap FA GMNI Terkait Krisis Mencekam 25 Agustus 2025, Keputusan Politik Presiden Menentukan Nasib Indonesia
Evaluasi Kritis Forum Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Terhadap Amnesti dan ABOLISI Koruptor
Beredar Kabar Bupati PATI Turun Mendadak, Rakyat Jangan Sampai Jadi Korban!”
Regulasi Selalu Tidak Terhubung Dengan Kondisi Obyektif
Yunius Suwantoro Tanggapi Sindiran Roy Suryo “Partai Gajah”: Politik Harus Berdiri di Atas Etika dan Gagasan
Wawancara Eksklusif Yunius Suwantoro, Jangan Tumpukan Beban Pemilu Hanya Pada Caleg. Pengurus, Kader, Sayap Partai, dan Masyarakat Harus Bergerak Bersama
DPC GMNI Kota Mataram Berharap Dualisme Kepemimpinan Harus Diakhiri Tahun 2025, Segera Lakukan Kongres Persatuan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:47 WIB

Perjalanan Panjang Menjaga Nyala Api Marhaenisme Dari PNI ke PDI Perjuangan

Kamis, 4 September 2025 - 10:48 WIB

Pernyataan Sikap FA GMNI Terkait Krisis Mencekam 25 Agustus 2025, Keputusan Politik Presiden Menentukan Nasib Indonesia

Kamis, 14 Agustus 2025 - 23:15 WIB

Evaluasi Kritis Forum Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Terhadap Amnesti dan ABOLISI Koruptor

Rabu, 13 Agustus 2025 - 18:09 WIB

Beredar Kabar Bupati PATI Turun Mendadak, Rakyat Jangan Sampai Jadi Korban!”

Rabu, 6 Agustus 2025 - 19:26 WIB

Regulasi Selalu Tidak Terhubung Dengan Kondisi Obyektif

Berita Terbaru