Virgoun Sempat Stres dan Ketakutan Ketika Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

- Jurnalis

Minggu, 23 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus narkoba semakin banyak menyerang generasi bangsa terutama kalangan musisi.

Salah satu musisi ternama ditangkap pihak kepolisian karena memiliki barang terlarang.

Semua pihak harus bahu membahu untuk memerangi narkoba agar bisa menyelamatkan generasi muda.

Polres Jakarta Barat (Jakbar) melakukan penggeledahan ulang kosan milik musisi Virgoun Tambunan Putra (VTP) di Jakarta Selatan.

Polres Jakbar menginterogasi VTP dan teman wanitanya PA terkait barang haram sabu yang mereka gunakan.

Hasilnya, polisi saat ini sudah mengantongi, identitas oknum yang mendistribusikan sabu kepada VTP dan PA.

Baca Juga :  Kronologi Polwan Bakar Polisi di Mojokerto Jawa Timur, Dimulai Cekcok Hingga Disiram Bensin

Berdasarkan informasi tersebut, Pelaku saat ini diburu oleh tim Satresnarkoba Polres Metro Jakbar.

“Yang memberikan narkotika sedang dalam pengejaran oleh tim Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Mohon dukungannya agar pelaku dapat kami amankan dan kami bisa mengembangkan kasus ini,”

Diucapkan Kasat Reserse Narkoba Polres Jakbar, AKBP Indrawienny Panjiyoga, Sabtu (22/6/2024).

Namun sayangnya, Panji enggan membeberkan secara rinci, identitas pemasok sabu kepada VTP dan PA itu.

Baca Juga :  Anggota Polisi Yang Menembak Mati Pelajar Diberhentikan Tidak Dengan Hormat, Sidang Etik Sudah Dilakukan

Dia juga menyampaikan bahwa “Tim kepolisian masih mengejar sosok tersebut,” ucapnya.

Panji menyebutkan, VTP dan PA sempat stres dan ketakutan ketika ditangkap polisi.

Namun saat ini, VTP dan PA sudah mulai tenang dan komunikatif kepada pihak kepolisian.

“Enggak, sekarang udah tenang (sudah tidak stres). Awalnya memang orang juga takut ya, sekarang udah tenang, sekarang komunikatif-lah,” ujarnya.

Diketahui, VTP dan PA ditangkap di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/6/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.

 

Berita Terkait

KPK Usut Aliran Uang ke Yayasan Milik Pejabat Negara, Terkait Kasus CSR BI
Anggota Polisi Yang Menembak Mati Pelajar Diberhentikan Tidak Dengan Hormat, Sidang Etik Sudah Dilakukan
Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan Kejati Ponorogo Setelah Berkekuatan Hukum Tetap
OTT KPK Berhasil Mengamankan Uang 7 Miliar Dari Gubernur Bengkulu, Beberapa Kepala Dinas Ditangkap
Pejabat BPK ditetapkan Tersangka Oleh KPK Dalam Kasus Proyek Perbaikan dan Pembangunan Jalur Kereta Api
Tom Lembong Masih Belum Diperiksa Oleh Kejaksaan Agung, Masyarakat Berharap Mendapat Hukuman Yang Berat
Hakim Ditangkap Kejaksaan Agung Karena Menvonis Bebas Gregorius Ronald Tannur Terkait Kasus Pembunuhan
Tersangka Pengeroyokan Pemuda di Malang Jawa Timur Berjumlah 10 Orang dan Ada Yang Masih di Bawah Umur

Berita Terkait

Minggu, 27 Juli 2025 - 23:31 WIB

KPK Usut Aliran Uang ke Yayasan Milik Pejabat Negara, Terkait Kasus CSR BI

Senin, 9 Desember 2024 - 22:41 WIB

Anggota Polisi Yang Menembak Mati Pelajar Diberhentikan Tidak Dengan Hormat, Sidang Etik Sudah Dilakukan

Rabu, 27 November 2024 - 12:06 WIB

Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan Kejati Ponorogo Setelah Berkekuatan Hukum Tetap

Senin, 25 November 2024 - 15:06 WIB

OTT KPK Berhasil Mengamankan Uang 7 Miliar Dari Gubernur Bengkulu, Beberapa Kepala Dinas Ditangkap

Sabtu, 16 November 2024 - 09:36 WIB

Pejabat BPK ditetapkan Tersangka Oleh KPK Dalam Kasus Proyek Perbaikan dan Pembangunan Jalur Kereta Api

Berita Terbaru

Pemikiran

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Minggu, 23 Nov 2025 - 00:49 WIB