Rusia Melakukan Perjanjian Perdagangan Bebas Dengan Iran Setelah Mendapat Sanksi Eropa

- Jurnalis

Selasa, 26 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat antara Rusia dan Iran beserta Negara Anggota

Rapat antara Rusia dan Iran beserta Negara Anggota

Konflik Rusia dan Ukraina berpengaruh terhadap perdagangan Internasional.

Secara otomatis akan berdampak pada pendapatan dan pertumbuhan ekonomi Negara.

Sehingga diperlukan terobosan ekonomi oleh kedua negara agar tidak terjadi inflasi.

Rusia kembali bangkit memperkokoh ekonomi dengan melakukan gerakan ekonomi Internasional.

Anggota Uni Ekonomi Eurasia (EEU) telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas sepenuhnya dengan Iran.

Organisasi tersebut dipimpin Rusia, ujar kementerian ekonomi Rusia dan EEU pada Senin (25/12).

Perjanjian tersebut akan direvisi menjadi permanen, menggantikan perjanjian serupa yang bersifat sementara.

Baca Juga :  Hukuman Koruptor di Rusia Yang Wajib Ditiru, Langsung Dikirim Ke Garis Depan Medan Perang

Perlu diketahui bahwa perjanjian sementara tersebut berlaku sejak tahun 2019.

Pada perjanjian sebelumnya memfasilitasi perdagangan dengan Iran.

Bahkan Rusia dan Iran bersepakat untuk meningkatkan nilainya.

Sebelumnya sebesar $2,9 miliar pada 2019 menjadi $6,2 miliar pada 2022.

Uni Ekonomi Eurasia terdiri dari Negara Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan dan Rusia.

EEU maupun Iran menjadi semakin penting bagi Kremlin setelah sanksi Barat atas invasi Rusia ke Ukraina.

Baca Juga :  Tanggapan Presiden Iran dan Sumpah Ayatollah Khamenei Terhadap Para Pelaku Terorisme

Sanksi tersebut membatasi jalur perdagangan luar negeri Moskow dan memaksa negara itu mencari pasar di luar Eropa.

Kelebihan dari Kesepakatan baru itu akan menghilangkan bea masuk pada hampir 90 persen produk.

Serta menetapkan rezim preferensial, atau keistimewaan, untuk hampir semua perdagangan antara Rusia dan Iran.

Menteri Ekonomi Rusia Maxim Reshetnikov mengatakan, perjanjian itu akan memungkinkan bisnis Rusia maju.

Karena bisa menghemat sekitar 27 miliar rubel ($294 juta) per tahun.

 

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB