Pelajaran Moral Dari Suku SAMIN Yang Mengajarkan Nasionalisme Dan Kebudayaan

- Jurnalis

Senin, 8 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia memiliki banyak suku dan budaya yang berdiri diatas tanah ibu pertiwi.

Meskipun banyak suku yang berbeda asalnya tetapi bersatu dalam cengkeraman Bhineka Tunggal Ika.

Suku Samin adalah salah satu kelompok yang mengikuti ajaran Samin Surosentiko, yang lahir di Blora, Jawa Tengah pada tahun 1859.

Mereka mengamalkan prinsip-prinsip yang berasal dari ajaran Samin yakni menentang pengawasan kolonial Belanda secara sangat non-violent.

Ajaran Samin mengajarkan masyarakat untuk menggali kekayaan alam sendiri, menolak pembayaran pajak kepada pemerintah kolonial.

Baca Juga :  Ayatollah Ali Khamenei Meminta Rakyat Iran Tenang Pasca Kecelakaan Helikopter Presiden

Serta menggunakan bahasa Jawa ngoko sederhana kepada semua orang tanpa memandang status sosial.

Komunitas Suku Samin masih ada di pedalaman Blora, Jawa Tengah, dan terus menggali kekayaan alam serta menjalankan filosofinya dalam berbagai pengalaman pendakian.

Bahkan suku Samin juga tersebar di Bojonegoro dengan menganut ajaran yang sama yang berasal dari Samin Surosentiko.

Pengetahuan yang diajarkan oleh Samin Surosentiko masih lestari diikuti dan dijadikan teladan oleh masyarakat Samin di Bojonegoro.

Perlikaku suku Samin layak dijadikan contoh dan tauladan bagi masyarkat karena memiliki keteguhan hati untuk menjaga lingkungan.

Baca Juga :  Bupati Setyo Wahono Harus Menjadi Garda Terdepan Pemberantas Mafia Pupuk Di Kabupaten Bojonegoro Demi Kesejahteraan Petani  

Selain itu jiwa merdeka dan tidak mau dijajah oleh penjajah menjadi akar nasionalisme yang harus dilestarikan kepada generasi bangsa Indonesia saat ini.

Agar memiliki rasa cinta tanah air serta patriotisme dalam menjaga harkat dan martabat bangsa dan Negara Indonesia di mata dunia.

diperlukan peran dari berbagai pihak untuk memberikan pendidikan cinta kasih agar masa depan Indonesia lebih baik dan bebas dari korupsi.

Berita Terkait

DPP GMNI Dukung Langkah Ekspansi Danantara Terhadap Perusahaan Ojol, Siap Kawal Pelaksanaan Perpres No 27 Tahun 2026
Kemiskinan Berdasarkan Data dan Angka Beserta Dampak Sosial di Indonesia
Perempuan Inspiratif Dari Situbondo Yang Mengabdi di Dunia Pendidikan dan Sepak Bola Demi Prestasi Generasi Bangsa
Kongres Bandung Bukan Solusi, Saatnya GMNI Kembali ke Jalan Persatuan
Evaluasi Kritis FA GMNI Dalam Menyikapi Kongres GMNI di Bandung Yang Berjalan Selama 12 hari, Deadlock Menjadi Win – Win Solution
History Marhaenisme, Manusia KONKRET Adalah Manusia METHODOLOGIS Yang BERDIKARI
Kehendak Politik Internasional Mempengaruhi Ekonomi dan Sosial Negara Berkembang
Rasio Historis Pada Peradaban Baru

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 23:39 WIB

Kemiskinan Berdasarkan Data dan Angka Beserta Dampak Sosial di Indonesia

Selasa, 12 Agustus 2025 - 17:15 WIB

Perempuan Inspiratif Dari Situbondo Yang Mengabdi di Dunia Pendidikan dan Sepak Bola Demi Prestasi Generasi Bangsa

Jumat, 1 Agustus 2025 - 22:50 WIB

Kongres Bandung Bukan Solusi, Saatnya GMNI Kembali ke Jalan Persatuan

Sabtu, 26 Juli 2025 - 23:28 WIB

Evaluasi Kritis FA GMNI Dalam Menyikapi Kongres GMNI di Bandung Yang Berjalan Selama 12 hari, Deadlock Menjadi Win – Win Solution

Sabtu, 12 Juli 2025 - 23:16 WIB

History Marhaenisme, Manusia KONKRET Adalah Manusia METHODOLOGIS Yang BERDIKARI

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB