Nelson Mandela Figur Perlawanan Afrika Selatan dan Penerima Nobel Perdamaian Dunia

- Jurnalis

Kamis, 7 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

erlawanan dunia dan menerima Nobel Perdamaian.

erlawanan dunia dan menerima Nobel Perdamaian.

Nelson Mandela adalah salah satu tokoh paling terkenal dalam sejarah peradaban Afrika Selatan.

Perjuangan Nelson Mandela demi mengakhiri rezim apartheid serta memperjuangkan kesetaraan rasial.

Selama bertahun-tahun Nelson Mandela mendekam di penjara karena memperjuangkan hak rakyat kulit hitam.

Dunia dibuat tertegun atas perlawanan yang dilakukan para pahlawan kemanusiaan Afrika Selatan tersebut.

Perlawanan itu tidak sia sia ketika Mandela menjadi Presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan tahun 1994 sampai 1999.

Satu tahun sebelum memimpin, Nelson Mandela memperoleh Nobel Perdamaian tepatnya tahun 1993.

Hingga sekarang pengaruh Nelson Mandela sangat kuat karena menjadi simbol perdamaian Dunia.

Tanggal 18 Juli 1918 Nelson Mandela lahir di desa Mveso, Wilayah Transkei, Afrka Selatan.

Menempuh pendidikan di sekolah Misioner Methodis dan di Fprt Hare University.

Semangat melawan ketidakadilan RAS, warna kulit diwujudkan dalam bentuk perjuangan.

Penyadaran sosial dan membangun kepercayaan diri rakyat kulit hitam dilakukan terus menerus.

Berikut sekilas perjalanan hidup Nelson Mandela yang penuh dengan Perjuangan

1. Aktivisme Anti-Apartheid

Mandela terlibat dalam gerakan perjuangan anti-apartheid sejak awal.

Baca Juga :  Teroris Tertangkap di Bekasi Dengan Beberapa Barang Bukti, Berikut Pernyataan Densus 88 Antiteror

Dia menjadi anggota Liga Pemuda Afrika (African National Congress Youth League) pada tahun 1944 dan mendukung taktik perlawanan non-keras seperti pemboikotan dan protes sipil.

2. Penahanan

Pemerintah apartheid menghukum Mandela pada tahun 1961 dan memasukkannya ke dalam penjara selama 27 tahun.

Dia dihukum karena berbagai tindakan politik, termasuk sabotase dan perjuangan bersenjata.

Mandela diasingkan ke Pulau Robben, sebuah penjara di lepas pantai Cape Town.

3. Pembebasan

Setelah berpuluh tahun ditahanan dan tekanan internasional, Mandela akhirnya dibebaskan pada tanggal 11 Februari 1990.

Pembebasannya ini merupakan tonggak sejarah yang penting dalam perjuangan melawan apartheid.

4. Proses Perdamaian

Setelah pembebasannya, Mandela memainkan peran utama dalam proses perundingan yang mengakhiri apartheid.

Dia bekerja sama dengan Presiden Afrika Selatan saat itu, F.W. de Klerk, untuk mencapai kesepakatan yang memungkinkan pemilihan demokratis pertama di negara itu pada tahun 1994.

5. Presiden Afrika Selatan

Pada tahun 1994, dalam pemilihan presiden yang historis, Nelson Mandela terpilih sebagai Presiden Afrika Selatan yang pertama yang dipilih secara demokratis.

Baca Juga :  DPR merespon Gerakan Rakyat Yang Mengawal Keputusan MK, Berikut Penjelasannya

Pemilihan ini menandai berakhirnya era apartheid dan dimulainya era kesetaraan rasial.

6. Pembangunan Negara

Selama masa kepemimpinannya, Mandela bekerja untuk membangun Negara yang maju.

Mendamaikan masyarakat yang terbelah oleh konflik etnis dan rasial.

Dia mempromosikan rekonsiliasi dan keadilan sosial.

7. Pengabdian Kemanusiaan

Setelah pensiun dari jabatan presiden, Mandela terus terlibat dalam pekerjaan kemanusiaan.

Dia mendirikan Yayasan Nelson Mandela, yang fokus pada berbagai masalah seperti pendidikan, kesehatan, dan perdamaian global.

8. Meninggal Dunia

Nelson Mandela meninggal dunia pada tanggal 5 Desember 2013, di usia 95 tahun.

Kematiannya disambut dengan kesedihan di seluruh dunia, dan dia dikenal sebagai salah satu tokoh paling inspiratif dan penting dalam sejarah perjuangan hak asasi manusia.

Nelson Mandela adalah simbol perjuangan yang luar biasa untuk kebebasan, kesetaraan, dan hak asasi manusia.

Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia yang memperjuangkan perubahan positif dan perdamaian dalam masyarakat mereka.

 

Sumber Berita : dikutip dari berbagai sumber

Berita Terkait

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 
Belajar Percaya Diri dari Soekarno Muda “Lelaki Berpeci yang Menaklukkan Hati Noni” 
Sistem Cultuurprocenten Sebagai Mesin Eksploitasi Kolonialisme, Dampaknya Terasa Hingga Sekarang 
Penjarahan Rumah Sahroni Jadi Momentum Desakan Pengesahan UUD Perampasan Aset Koruptor
Ketua PA GMNI Lombok Timur Akan Mobilisasi 10 Ribu Petani Tembakau Unduk Demo Gubernur dan DJP
Strategi Penghancuran Negara Kuat Melalui Narkoba, Studi Kasus Candu di Cina
Proyek Glamping dan Seaplane di TN Gunung Rinjani Mendapat Penolakan, Masyarakat Sasambo Melakukan Gerakan Aksi Damai
“Abolisi & Amnesti Koruptor, Strategi Politik Prabowo Demi Keutuhan Bangsa?”

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:26 WIB

Belajar Percaya Diri dari Soekarno Muda “Lelaki Berpeci yang Menaklukkan Hati Noni” 

Rabu, 29 April 2026 - 13:11 WIB

Sistem Cultuurprocenten Sebagai Mesin Eksploitasi Kolonialisme, Dampaknya Terasa Hingga Sekarang 

Minggu, 31 Agustus 2025 - 01:45 WIB

Penjarahan Rumah Sahroni Jadi Momentum Desakan Pengesahan UUD Perampasan Aset Koruptor

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 15:52 WIB

Ketua PA GMNI Lombok Timur Akan Mobilisasi 10 Ribu Petani Tembakau Unduk Demo Gubernur dan DJP

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB