Kondisi Geopolitik Timur Tengah Semakin Menegangkan Seiring Serangan Kelompok Houthi

- Jurnalis

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Patroli Laut AS

Kapal Patroli Laut AS

Kondisi Timur Tengah semakin menegang dalam beberapa peristiwa.

Bukan hanya antara Israel dan Hamas Palestina yang saat ini berperang.

Beberapa ledakan dilaporkan terjadi di jaringan pipa utama selatan-utara Iran.

Ledakan pekan lalu tersebut dilaporkan menghantam pipa gas alam.

Tepatnya dari Provinsi Chaharmahal dan Bakhtiari di barat Iran sampai ke kota-kota di Laut Kaspia.

Panjang Pipa diperkirakan 1.270 km (790 mil) dimulai di Asaluyeh, pusat ladang gas South Pars lepas pantai Iran.

Tetapi peristiwa tersebut Dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.

Media pemerintah melaporkan bahwa pasokan gas telah terganggu.

Yaitu di provinsi Khorasan Utara di timur laut, Lorestan di barat, dan Zanjan di barat laut.

Baca Juga :  Pembentukan BPUPKI dan Hancurnya Jepang Karena Bom Atom Little Boy Sepanjang 3 meter

Iran marah dan menganggap Israel dalang dari serangan, Rabu waktu setempat seusai rapat kabinet.

Merrka meyakini sebagai bagian dari ‘misi spionase’ Negeri Zionis, yang jarang diakui Tel Aviv.

‘”Ledakan saluran gas … adalah ulah Israel,” ucap Menteri Perminyakan Javad Owji dikutip dari Al Jazeera, Kamis (22/2/2024).

Serta merupakan bentuk “Aksi terorisme dan sabotase,” ucapnya lagi.

Ia mengucapkan ledakan itu bukan hanya mengganggu layanan gas di sejumlah provinsi.

Tetapi juga membahayakan distribusi gas masyarakat.

Dia membandingkan serangan itu dengan beberapa peristiwa masa lalu

Yakni serangan misterius terhadap jaringan pipa gas pada tahun 2011.

Serta serangan saat peringatan revolusi Iran tahun 1979.

Baca Juga :  PHK Besar Besaran Dilakukan Google Dan YouTube Dengan Alasan Perampingan Bisnis

Pada bulan Desember tahun lalu Negara tersebut juga mengalami peretasan.

Sekelompok peretas yang dituduh Iran memiliki hubungan dengan Israel.

Melakukan serangan siber yang bisa mengganggu 70% pompa bensin Iran.

Sejak dahulu Iran dan Israel merupakan musuh bebuyutan di kawasan.

Perang di jalur Gaza yang terjadi saat ini.

Semakin memperburuk hubungan kedua Negara.

Karena Houthi Yaman sekutu dengan Iran melancarkan serangan terhadap Israel.

Bahkan menyerang pengiriman barang di Laut Merah.

Ini sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza.

Pada hari Senin Israel melakukan serangan udara dan menyerang wilayah kota pelabuhan Sidon, Lebanon

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB