KIA Menjadi Syarat Wajib PPDB di Kota Bekasi, Berikut Penjelasan Kepala Dinas Terkait

- Jurnalis

Sabtu, 18 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Administrasi merupakan syarat bagi semua anak yang ingin sekolah.

Mulai dari Ijazah, Kartu keluarga, Kartu tanda penduduk dan lain lain.

Tujuannya agar sistem pendataan bisa merekam semua riwayat anak.

Pemkot Bekasi mewajibkan Kartu Indentitas Anak (KIA).

Sebagai salah satu syarat  pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) Online.

Orang tua murid diminta segera melakukan pencetakan KIA untuk anak-anaknya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi Taufik Rachmat Hidayat mengatakan.

KIA bisa dicetak di 56 kelurahan sebagai salah satu bentuk dukungan Pemkot Bekasi dalam pelaksanaan PPDB.

Baca Juga :  Busana dan Strata Sosial Era Kuno Ditentukan Oleh Derajat Sosial Penggunanya

Ia menerangkan wali murid tidak perlu khawatir anaknya tidak bisa mendaftar PPBD, lantaran tidak memiliki KIA.

Karena layanan pembuatan KIA sudah dibuka seluas-luasnya oleh Pemkot Bekasi.

“Untuk syarat KIA dalam PPBD bukan berarti anak yang tidak memiliki KIA tidak bisa mendaftar. Justru kami memberikan layanan pencetakan KIA di 56 kelurahan sebagi bentuk dukungan kepada terhadap pelaksanaan PPDB,” katanya, Jumat (17/5/2024).

Taufik menambahkan, KIA juga bisa dibuat secara kolektif oleh wali murid.

Dalam pembuatannya dapat dilakukan secara bersama-sama.

Dengan dikoordinir oleh wali murid di semua jenjang tingkatan pendidikan.

Baca Juga :  Menteri Perdagangan Membatasi Pengguna TikTok Untuk Dagangan Langsung

Persyaratan KIA dalam PPBD merupakan strategi Pemkot Bekasi meningkatkan target pencetakan KIA.

Pemerintah pusat menargetkan pencetakan KIA sebanyak 60 persen, bagi masing-masing daerah.

Sementara, di Kota Bekasi sendiri pencetakan KIA baru mencapai 50 persen.

Dengan menjadikan KIA sebagai syarat mengikuti PPDB.

Target 60 persen diharapkan bisa dipenuhi, bahkan lebih.

“Ini adalah upaya kami meningkatkan kesadaran masyarakat, kepemilikan administrasi kependudukan bagi anak. Segala upaya akan kami lakukan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pencetakan KIA,” ucapnya

Berita Terkait

DPK GMNI Nusantara dan DPK GMNI Pancasila UIM Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar 2025, Dihadiri Langsung Ketua DPD GMNI Jawa Timur Dan DPC GMNI Pamekasan
HUT ke-11 Partai Solidaritas Indonesia “Solusi Kemenangan untuk Pemilu 2029”
GMNI Pamekasan Audiensi dengan DP3A , Soroti Maraknya Kasus Bullying dan Pelecehan
Seruan DPP GMNI di Tengah Gejolak Nasional: Mahasiswa Menuntut Perubahan, Menolak Anarkisme
GMNI Mataram Tegaskan Ribuan Massa di NTB Merupakan Aksi Organik dari Keresahan Rakyat
Gelombang Kemarahan Rakyat: Aksi Solidaritas di Mataram Kecam Kekerasan Aparat
Aktivis GMNI Pamekasan Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi
Solusi Atasi Kerugian Whoosh yang Membebani Keuntungan KAI, Harga Tiket Terlalu Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:47 WIB

DPK GMNI Nusantara dan DPK GMNI Pancasila UIM Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar 2025, Dihadiri Langsung Ketua DPD GMNI Jawa Timur Dan DPC GMNI Pamekasan

Jumat, 21 November 2025 - 08:38 WIB

HUT ke-11 Partai Solidaritas Indonesia “Solusi Kemenangan untuk Pemilu 2029”

Jumat, 19 September 2025 - 22:11 WIB

GMNI Pamekasan Audiensi dengan DP3A , Soroti Maraknya Kasus Bullying dan Pelecehan

Senin, 1 September 2025 - 20:23 WIB

Seruan DPP GMNI di Tengah Gejolak Nasional: Mahasiswa Menuntut Perubahan, Menolak Anarkisme

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:28 WIB

GMNI Mataram Tegaskan Ribuan Massa di NTB Merupakan Aksi Organik dari Keresahan Rakyat

Berita Terbaru

Pemikiran

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Minggu, 23 Nov 2025 - 00:49 WIB