Negara besar yang dianggap mempunyai pengaruh dunia yaitu Amerika Serikat dan Tiongkok.
Kedua Negara ini mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam berbagai sisi.
Apa yang menjadi kekuatan Amerika seringkali menjadi kelemahan tiongkok.
Begitupun juga sebaliknya sehingga tidak ada yang mendominasi secara keseluruhan.
Lembaga think tank Lowy Institute memberi skor penilaian sejumlah sektor.
Mulai kekuatan ekonomi, militer, hingga pengaruh budaya terhadap dua negara besar, Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok pada 2023.
Dalam laporan daring Lowy Institute Asia Power Index 2023 Edition, sedikitnya ada 8 sektor yang dinilai oleh lembaga tersebut.
Untuk sektor kemampuan ekonomi, Lowy memberi AS nilai 88 poin dari 100.
Capaian ini berbeda tipis dari Tiongkok yang mendapat 87 poin.
Adapun indikator sektor ekonomi tersusun dari pendapatan negara berdasarkan paritas daya beli PDB.
Jejaring internasional untuk peningkatan kekuasaan finansial, hukum, dan sanksi di luar negeri; teknologi; dan arus modal serta sarana fisik.
Di bidang kekuatan militer, AS jauh lebih unggul dengan skor 90,7 poin, sedangkan China 68,1 poin.
Indikator militer meliputi kekuatan militer konvensional; alokasi keuangan untuk pertahanan negara; tentara atau personel; bersenjata; kemampuan, taktik dan strategi perang.
Kemudian kemampuan pemulihan Amerika sebesar 83,3 poin dan Tiongkok 70,4 poin.
Indikator ketahanan meliputi stabilitas internal; sumber keamanan, terutama energi; keamanan geoekonomi dan geopolitik.
Selanjutnya, di bidang sumber daya masa depan, AS memperoleh 75,9 poin, tidak jauh tertinggal dari China dengan 72,9 poin.
Indikator sektor ini terdiri dari sumber ekonomi 2030; sumber pertahanan 2030; hingga demografi 2050.
Untuk sektor hubungan ekonomi, kali ini Tiongkok meroket dengan nilai 98,3 poin, berjarak tebal dengan AS yang hanya memperoleh 53,7 poin.
Indikator sektor ini adalah hubungan perdagangan dan investasi regional, serta diplomasi ekonomi.
Sektor jejaring pertahanan, AS tetap unggul dengan nilai 84,6 poin.
Torehan ini jauh mengangkangi Tiongkok yang hanya mendapat 23,7 poin.
Indikatornya adalah aliansi dan diplomasi pertahanan, serta kemitraan pertahanan global.
Namun dari segi pengaruh diplomasi, China justru mengantongi poin lebih banyak, yaitu 91,5 poin.
Sedangkan Amerika hanya memiliki 89,3 poin.
Wilayah ini terdiri dari jaringan diplomatik; kekuatan multilateral; kebijakan luar negeri.
Terakhir, dari segi pengaruh budaya, AS menang dengan skor 80,9 poin, sedangkan China menang dengan 47,4 poin.
Indeks ini merupakan proyeksi budaya; meningkatkan arus informasi; serta pertukaran atau hubungan antar manusia di berbagai wilayah di tanah air.
Bidang yang paling diuntungkan Amerika Serikat adalah pertahanan dan keamanan.
Berbeda dengan Tiongkok yang unggul dalam hubungan ekonomi dan diplomatik internasional.
Secara total, Amerika Serikat menerima 80,7 poin.
Sementara China mengantongi 72,5 poin.
“Amerika Serikat peringkat 1 dari 26 kekuatan secara komprehensif, dengan keseluruhan skor 80,7 dari 100.
Tiongkok peringkat 2 dari 26 kekuatan komprehensif, dengan skor 72,5,” tulis Lowy Institute dalam lamannya.
Sumber Berita : Lowy Institute Asia Power Index 2023









