Kekuatan Amerika Serikat dan Tiongkok Menurut Lowy Institute Asia Power Index 2023 Edition

- Jurnalis

Senin, 23 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lowy Institute Asia Power Index 2023

Lowy Institute Asia Power Index 2023

 

Negara besar yang dianggap mempunyai pengaruh dunia yaitu Amerika Serikat dan Tiongkok.

Kedua Negara ini mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam berbagai sisi.

Apa yang menjadi kekuatan Amerika seringkali menjadi kelemahan tiongkok.

Begitupun juga sebaliknya sehingga tidak ada yang mendominasi secara keseluruhan.

Lembaga think tank Lowy Institute memberi skor penilaian sejumlah sektor.

Mulai kekuatan ekonomi, militer, hingga pengaruh budaya terhadap dua negara besar, Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok pada 2023.

Dalam laporan daring Lowy Institute Asia Power Index 2023 Edition, sedikitnya ada 8 sektor yang dinilai oleh lembaga tersebut.

Untuk sektor kemampuan ekonomi, Lowy memberi AS nilai 88 poin dari 100.

Capaian ini berbeda tipis dari Tiongkok yang mendapat 87 poin.

Adapun indikator sektor ekonomi tersusun dari pendapatan negara berdasarkan paritas daya beli PDB.

Jejaring internasional untuk peningkatan kekuasaan finansial, hukum, dan sanksi di luar negeri; teknologi; dan arus modal serta sarana fisik.

Baca Juga :  China Menyarankan Iran Dan Pakistan Saling Menahan Diri, Timur Tengah Dalam Darurat Perang

Di bidang kekuatan militer, AS jauh lebih unggul dengan skor 90,7 poin, sedangkan China 68,1 poin.

Indikator militer meliputi kekuatan militer konvensional; alokasi keuangan untuk pertahanan negara; tentara atau personel; bersenjata; kemampuan, taktik dan strategi perang.

Kemudian kemampuan pemulihan Amerika sebesar 83,3 poin dan Tiongkok 70,4 poin.

Indikator ketahanan meliputi stabilitas internal; sumber keamanan, terutama energi; keamanan geoekonomi dan geopolitik.

Selanjutnya, di bidang sumber daya masa depan, AS memperoleh 75,9 poin, tidak jauh tertinggal dari China dengan 72,9 poin.

Indikator sektor ini terdiri dari sumber ekonomi 2030; sumber pertahanan 2030; hingga demografi 2050.

Untuk sektor hubungan ekonomi, kali ini Tiongkok meroket dengan nilai 98,3 poin, berjarak tebal dengan AS yang hanya memperoleh 53,7 poin.

Indikator sektor ini adalah hubungan perdagangan dan investasi regional, serta diplomasi ekonomi.

Sektor jejaring pertahanan, AS tetap unggul dengan nilai 84,6 poin.

Torehan ini jauh mengangkangi Tiongkok yang hanya mendapat 23,7 poin.

Baca Juga :  Italia, Prancis, dan Spanyol Menolak Ajakan Amerika Serikat Menyerang Yaman Karena Alasan Konstitusional

Indikatornya adalah aliansi dan diplomasi pertahanan, serta kemitraan pertahanan global.

Namun dari segi pengaruh diplomasi, China justru mengantongi poin lebih banyak, yaitu 91,5 poin.

Sedangkan Amerika hanya memiliki 89,3 poin.

Wilayah ini terdiri dari jaringan diplomatik; kekuatan multilateral; kebijakan luar negeri.

Terakhir, dari segi pengaruh budaya, AS menang dengan skor 80,9 poin, sedangkan China menang dengan 47,4 poin.

Indeks ini merupakan proyeksi budaya; meningkatkan arus informasi; serta pertukaran atau hubungan antar manusia di berbagai wilayah di tanah air.

Bidang yang paling diuntungkan Amerika Serikat adalah pertahanan dan keamanan.

Berbeda dengan Tiongkok yang unggul dalam hubungan ekonomi dan diplomatik internasional.

Secara total, Amerika Serikat menerima 80,7 poin.

Sementara China mengantongi 72,5 poin.

“Amerika Serikat peringkat 1 dari 26 kekuatan secara komprehensif, dengan keseluruhan skor 80,7 dari 100.

Tiongkok peringkat 2 dari 26 kekuatan komprehensif, dengan skor 72,5,” tulis Lowy Institute dalam lamannya.

 

Sumber Berita : Lowy Institute Asia Power Index 2023

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB