China Menyarankan Iran Dan Pakistan Saling Menahan Diri, Timur Tengah Dalam Darurat Perang

- Jurnalis

Kamis, 18 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Jaringan Milisi di Timur Tengah

Foto Jaringan Milisi di Timur Tengah

Konflik terbaru di Timur Tengah antara Iran dan Pakistan tidak bisa dibendung.

Hal itu disebabkan oleh serangan bom Iran ke wilayah Pakistan pada hari Selasa.

Sehingga mengundang perhatian beberapa negara yang prihatin atas peristiwa tersebut.

Rabu (17/1), China mendesak Pakistan dan Iran untuk bersikap saling “menahan diri”.

Pasca Islamabad mengatakan Iran melakukan serangan udara di wilayahnya dan menewaskan dua anak.

“Kami menyerukan kedua belah pihak yakni Iran dan Pakistan untuk menahan diri.

Untuk menghindari tindakan yang menyebabkan mengarah pada peningkatan perang.

Serta saling bekerja sama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas,”.

Baca Juga :  Tsunami Jepang Terjadi Bersamaan Dengan Gempa Taiwan Rabu 3/4/2024

Hal tersebut diucapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning.

“Kami menilai Iran dan Pakistan adalah tetangga dekat dan negara Islam yang besar,” ujarnya.

Iran dan Pakistan juga mitra dekat Beijing dan anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai.

Pakistan mengutuk serangan di dekat perbatasan kedua negara hari Selasa malam.

Dan mengatakan tindakan yang “sama sekali tidak dapat diterima”, karena serangan itu tidak beralasan.

Dilain pihak Iran belum mngatakan komentar resmi, namun kantor berita Nour milik pemerintah mengatakan.

Bahwa serangan ditujukan ke markas besar kelompok jihad Jaish al-Adl (Tentara Keadilan) di Pakistan.

Baca Juga :  Indonesia VS Argentina, Peran Suporter dalam Konteks Bangsa dan Negara

Jaish al-Adl masuk kategori daftar hitam Iran sebagai kelompok teroris yang dibentuk tahun 2012.

Mereka melakukan beberapa serangan di wilayah Iran pada beberapa tahun terakhir.

Iran melakukan serangan rudal kepada “markas mata-mata” dan sasaran “teroris” di Suriah, juga di wilayah otonom Kurdistan Irak.

Masyarakat menilai serangan Iran tersebut semakin memperparah krisis di Timur Tengah.

Karena Israel masih melancarkan perang melawan Hamas di Gaza hingga sekarang.

Selain itu milisi Houthi pro-Palestina di Yaman menembak kapal perdagangan di Laut Merah.

 

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB