Jutaan Pemudik Kembali Ke Jakarta, One Way Masih Menjadi Solusi Kemacetan

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebaran menjadi momentum yang digunakan oleh masyarakat untuk pulang kampung halaman menemui keluarga.

Hingga H+5 Lebaran, Sabtu (5/4/2025), sebanyak 1,1 juta kendaraan pemudik terpantau sudah kembali ke Jakarta.

Demikian dikatakan Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, di Gerbang Tol (GT) Banyumanik Semarang, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2025).

“Ini berarti sekitar 50 persen pemudik melakukan arus balik,” ujarnya. Menurut Menhub, saat ini masih ada 1,1 juta kendaraan pemudik yang masih belum kembali.

Baca Juga :  Ideologi Marhaenisme Tumbuh Subur di Trotoar Pamekasan, Mahasiswa Dari Berbagai Kampus Aktif Dalam Diskusi

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengatakan pergerakan arus balik pada H+5 Lebaran 2025 terbilang sangat kondusif.

Hal ini dapat dilihat dari strategi penanganan arus lalu lintas mudik dan balik kali ini.

“Kami laporkan kepada Menhub bahwa kondisi lalu lintas cukup terkendali,” ujarnya.

Agus menambahkan pihaknya sudah melakukan cara bertindak dan skenario untuk mencairkan arus.

Baca Juga :  Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember Menjadi Saksi Korupsi, Diperiksa Penyidik KPK

Menurut Agus, arus balik sudah terlihat sejak Sabtu (5/4/2025) sehingga rangkaian panjang untuk melakukan one way terus dilakukan.

terobosan dan langkah ini dilakukan untuk melancarkan dan bertujuan agar arus dapat terkendali.

“One way lokal diberlakukan setelah muncul bangkitan arus dari Dirlantas Jawa Tengah,” ujarnya.  Agus mengatakan pemerintah telah membuka one way nasional dari KM 414 Kalikangkung ke Jakarta untuk memperlancar arus balik.

Berita Terkait

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 
Belajar Percaya Diri dari Soekarno Muda “Lelaki Berpeci yang Menaklukkan Hati Noni” 
Sistem Cultuurprocenten Sebagai Mesin Eksploitasi Kolonialisme, Dampaknya Terasa Hingga Sekarang 
Penjarahan Rumah Sahroni Jadi Momentum Desakan Pengesahan UUD Perampasan Aset Koruptor
Ketua PA GMNI Lombok Timur Akan Mobilisasi 10 Ribu Petani Tembakau Unduk Demo Gubernur dan DJP
Strategi Penghancuran Negara Kuat Melalui Narkoba, Studi Kasus Candu di Cina
Proyek Glamping dan Seaplane di TN Gunung Rinjani Mendapat Penolakan, Masyarakat Sasambo Melakukan Gerakan Aksi Damai
“Abolisi & Amnesti Koruptor, Strategi Politik Prabowo Demi Keutuhan Bangsa?”

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:26 WIB

Belajar Percaya Diri dari Soekarno Muda “Lelaki Berpeci yang Menaklukkan Hati Noni” 

Rabu, 29 April 2026 - 13:11 WIB

Sistem Cultuurprocenten Sebagai Mesin Eksploitasi Kolonialisme, Dampaknya Terasa Hingga Sekarang 

Minggu, 31 Agustus 2025 - 01:45 WIB

Penjarahan Rumah Sahroni Jadi Momentum Desakan Pengesahan UUD Perampasan Aset Koruptor

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 15:52 WIB

Ketua PA GMNI Lombok Timur Akan Mobilisasi 10 Ribu Petani Tembakau Unduk Demo Gubernur dan DJP

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB