Junta Militer Myanmar Kembali Panas, Jet Tempur Berhasil Dijatuhkan Pasukan Oposisi

- Jurnalis

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

potret penjagaan pasukan militer myanmar

potret penjagaan pasukan militer myanmar

Gerakan pemberontakan melawan junta militer di Myanmar kembali masif.

Kabar Terbaru, sebuah jet tempur militer Myanmar ditembak jatuh.

Ini menandakan kemunduran lain bagi junta yang menghadapi tantangan terbesar terhadap pemerintahannya sejak kudeta pada 2021.

Dilansir Reuters, Senin (13/11/2023), jet tempur jatuh di atas Negara Bagian Kayah di Myanmar timur.

Berdekatan dengan perbatasan negara Thailand, pada akhir pekan lalu.

ketika pertempuran antara militer dan Pasukan Pertahanan Nasional Karenni (KNDF).

Mereka mengatakan pihaknya telah menembak jatuh pesawat tersebut.

Di laman Facebook-nya KNDF mengatakan bahwa mereka menembak jatuh jet tersebut.

Pada hari Sabtu menggunakan senapan mesin berat dan anggotanya sedang mencari pilotnya.

Sedangkan juru bicara Junta Zaw Min Tun mengatakan kepada MRTV yang dikelola pemerintah.

Baca Juga :  Joe Biden Diterjang Badai Politik Ganas Dan Terancam Dimakzulkan Sebagai Presiden AS

Bahwa jet jatuh karena masalah teknis dan pilot telah keluar dengan selamat serta melakukan kontak dengan militer.

Insiden terjadi ketika militer Myanmar memerangi pasukan oposisi di berbagai sektor.

Disaat pasukan etnis minoritas dan milisi anti-junta melancarkan pemberontakan.

Menurut para analis keamanan dilakukan dengan tingkat koordinasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Presiden yang dilantik oleh militer pekan lalu mengatakan Myanmar berisiko terpecah belah.

Hal ini disebabkan karena kegagalan membasmi pemberontakan secara lebih efektif.

Konflik di Negara Bagian Shan, berada di timur laut yang berbatasan dengan China.

Menyebabkan sedikitnya 50.000 orang mengungsi, dengan terputusnya jalur perdagangan.

Baca Juga :  Pangkalan Militer di Irak Mendapat Serangan Dari Dua Pesawat Tak Berawak, Markas Pasukan Koalisi Pimpinan Amerika Serikat

Karena beberapa kota direbut sejak serangan anti-junta yang dilancarkan bulan lalu.

Oleh pemberontak etnis minoritas sebanyak tiga kelompok secara bersama sama.

China menyerukan semua pihak yang bertikai untuk menghentikan permusuhan.

Aliansi pemberontak menyiarkan bahwa telah merebut lebih dari 100 pos militer.

Penyerangan juga terjadi di wilayah Sagaing, di Myanmar tengah, sebelah barat Negara Bagian Shan.

Ratusan pekerja asingyang menurut aktivis hak asasi manusia adalah korban perdagangan manusia.

Mereka terjebak dalam pertempuran termasuk warga negara Vietnam dan Thailand.

Pada hari Sabtu Kementerian Luar Negeri Thailand mengatakan bahwa 200 warga negaranya sedang menunggu untuk dievakuasi “sesegera mungkin ketika situasi memungkinkan”, ujarnyaa.

 

Sumber Berita : Reuters

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB