Jas Merah Berdarah, Jangan Sekali Kali Melupakan Sejarah dan Belajarlah Dari Sejarah

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Trump Sebagai Alap Alap Sejarah

Ilustrasi Trump Sebagai Alap Alap Sejarah

 

 

Dunia Sosial ini bekerja dalam rangka Memenuhi Panggilan SEJARAH. Dunia ini Bekerja dalam Rangka Manifestasi Hukum Rasional Sejarah dan Dunia Sosial Konkret ini MENJADI REALITAS SOSIAL KONKRET hanya Sekali terjadi didalam Sejarah.

Dari waktu yang tersedia dan keterbatasan waktu yang sempit ini maka Sejarah memerintahkan kepada Alap Alap Sejarah untuk meniadakan segala sesuatu yang menghalangi Jalannya Sejarah.

Pada jalan sejarah itu Humanity ( Kemanusiaan) adalah sebuah keberadaan ontologis otentik yang harus KONKRET agar Anak anak manusia ini menjadi Manusia Konkret yang sesungguhnya.

Tidak ada Pengulangan didalam Sejarah ,Yang ada adalah Kelanjutan ( Progresifitas)

 

Tidak ada Gunanya menatap dan meratapi sejarah Masa lalu yang ABU ABU karena Tidak ada keterhubungan Eksistensialnya Antara Waktu yang Kemarin dengan waktu yang sekarang dan akan datang.

Baca Juga :  Daftar Korban Kecelakaan Kapal Tanker Elisabeth di Perairan Gili Topekong Kabupaten Karangasem Bali

Hanya saja sebatas Pembelajaran dan Penghormatan kepada Anak anak manusia yg Telah menyerahkan hidupnya kepada Sejarah diwaktu yang lalu.

Dan segala Peristiwa yang lalu itu bukanlah Hantu Imperialis yang mesti harus dipelihara untuk menjajah Masa kini dan akan datang.

KEPADA Anak-anak Manusia yang hidup di masa sekarang, diperingatkan dengan keras oleh Alap Alap Sejarah Agar tidak Menjadi hantu masa lalu, melainkan jadilah manusia KONKRET hari ini agar masa akan datang menjadi milik Otentik dari seluruh anak-anak manusia KONKRET Secara sungguh sungguh.

 

Pemberitahuan Kepada seluruh REJIM

Utamanya REJIM POLITIK, REJIM Sosial, REJIM KEAGAMAAN, REJIM Kebudayaan maupun Sub Sub REJIM Untuk berhenti mengharu biru anak anak manusia.

Jangan kalian DUBLAK( dijejali) anak anak manusia dengan hal hal yang Takhayul, Yang ILUSIF, Yang HALUSINASIF, Yang intimidatif Maupun Bentuk bentuk lain yang tidak logis dan Realistis

Baca Juga :  Perempuan Penerima Penghargaan The Most Inspiring Women Leader in Finance Industry di Top Women Fest 2024

Biarlah setiap anak anak manusia hidup dengan Kebebasannya sendiri dan Pengakuannya sendiri serta tanggung jawabnya sendiri.

RASIO Historis TELAH memerintahkan kepada Alap Alap Sejarah untuk mempersiapkan segala sesuatunya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya merekonstruksi dan merestrukturisasi seluruh Konstruksi sosial dan struktur sosial yang sudah Usang dan LAPUK.

KAPITALISME dinyatakan sudah tidak Becus dan Usang, Komunisme sudah dinyatakan selesai didalam Men – Dunia

Sejarah telah menyerahkan Tatanan Dunia Sosial Baru KEPADA HUKUM RASIONAL SEJARAH Dengan instrumen Hukum Rasional Perubahan.

 

Penulis
Djoko Sukmono
Badan Pendidikan dan Pelatihan
Gerakan Pemuda Nasionalis Marhaenis
( NASMAR )

Berita Terkait

Bondowoso Butuh Kesadaran Politik Generasi Muda Agar Pembangunan Daerah Meningkat Pesat
Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember
Revolusi Belajar Bahasa: Mengupas Efektivitas Subtitle Ganda Film Hollywood bagi Kognitif Anak
Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi
Tanggung Jawab Moral Kader GMNI Terhadap Pengesahan RUU KUHAP
Indonesia Perlu Kaji Mendalam Pengembangan Senjata Laser, Ahli Ingatkan Kompleksitas Tinggi
RUU Perampasan Aset Mandek, Ancaman Rakyat Mogok Pajak Menguat
Perkembangan Indonesia dan Isu Wakil Rakyat menjadi Teori Konspirasi Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:58 WIB

Bondowoso Butuh Kesadaran Politik Generasi Muda Agar Pembangunan Daerah Meningkat Pesat

Senin, 4 Mei 2026 - 14:43 WIB

Green Economy sebagai Arah Wajib Pembangunan Jember

Selasa, 28 April 2026 - 16:41 WIB

Revolusi Belajar Bahasa: Mengupas Efektivitas Subtitle Ganda Film Hollywood bagi Kognitif Anak

Minggu, 23 November 2025 - 00:49 WIB

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Kamis, 20 November 2025 - 21:18 WIB

Tanggung Jawab Moral Kader GMNI Terhadap Pengesahan RUU KUHAP

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB