BUMN Sakit Akan Ditutup Oleh Kementerian Keuangan, Sebanyak 76 Perusahaan Kondisi Keuangannya Memburuk

- Jurnalis

Selasa, 2 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak bisnis yang dijalankan oleh BUMN mengalami kerugian yang sangat signifikan.

Sehingga harapan negara untuk menambah pendapatan dari sektor usaha tidak terwujud.

Oleh sebab itu pemerintah dalam hal ini Kementerian akan memberikan sikap tegas terkait hal tersebut.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyatakan saat ini terdapat 76 BUMN yang kondisi keuangannya memburuk sehingga harus ditutup.

Hal itu diungkapkannya pada Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR, Senin (1/7/2024).

Baca Juga :  Stok Beras Indonesia Aman, Tetapi Tetap Impor Untuk Menstabilkan Harga Komoditas di Pasar

Pihaknya masih mendalami BUMN-BUMN yang masuk ke dalam posisi keuangan memburuk atau sakit, ucap Sri Mulyani.

“Secara indikatif sudah ada tetapi kami belum bisa sampaikan secara eksplisit,” ujarnya.

Menkeu menyebutkan bahwa kondisi BUMN Sakit itu disebabkan beberapa faktor.

Diantaranya seperti kesalahan manajemen atau sektor usaha yang tidak strategis.

Termasuk Mengenai mismanajemen, Ani mengatakan hal itu sudah berlangsung lama di beberapa BUMN Sakit tersebut.

Baca Juga :  Barang Impor Akan Dibatasi Oleh Pemerintah Karena Merugikan Industri Dalam Negeri

Sedangkan mengenai kegiatan usaha, Menkeu mengatakan perkembangan membuat bidang yang digelutinya tidak menjadi strategis atau penting.

“Sehingga, sektor tersebut tidak harus dimiliki pemerintah atau bahkan seharusnya ditutup atau dilikuidasi,” ucapnya.

Di sisi lain, Sri Mulyani juga mengungkapkan pemerintah telah menyetujui penyertaan modal negara (PMN) untuk 11 BUMN dan satu bank tanah.

Menurut dia PMN untuk 11 BUMN tersebut diberikan dalam bentuk Barang Milik Negara (BMN).

 

Berita Terkait

Tepis Isu Pemakzulan Presiden Prabowo, Kader PSI Yunius Suwantoro Sebut Klaim Said Didu Tidak Berdasar
GMNI Pamekasan Beraksi di Hari Anti Korupsi Sedunia, Desak Kajari Berantas Praktik Rasuah Yang Sudah Menjadi ‘Budaya’
DPK GMNI Nusantara dan DPK GMNI Pancasila UIM Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar 2025, Dihadiri Langsung Ketua DPD GMNI Jawa Timur Dan DPC GMNI Pamekasan
HUT ke-11 Partai Solidaritas Indonesia “Solusi Kemenangan untuk Pemilu 2029”
GMNI Pamekasan Audiensi dengan DP3A , Soroti Maraknya Kasus Bullying dan Pelecehan
Seruan DPP GMNI di Tengah Gejolak Nasional: Mahasiswa Menuntut Perubahan, Menolak Anarkisme
GMNI Mataram Tegaskan Ribuan Massa di NTB Merupakan Aksi Organik dari Keresahan Rakyat
Gelombang Kemarahan Rakyat: Aksi Solidaritas di Mataram Kecam Kekerasan Aparat

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:32 WIB

Tepis Isu Pemakzulan Presiden Prabowo, Kader PSI Yunius Suwantoro Sebut Klaim Said Didu Tidak Berdasar

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:51 WIB

GMNI Pamekasan Beraksi di Hari Anti Korupsi Sedunia, Desak Kajari Berantas Praktik Rasuah Yang Sudah Menjadi ‘Budaya’

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:47 WIB

DPK GMNI Nusantara dan DPK GMNI Pancasila UIM Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar 2025, Dihadiri Langsung Ketua DPD GMNI Jawa Timur Dan DPC GMNI Pamekasan

Jumat, 21 November 2025 - 08:38 WIB

HUT ke-11 Partai Solidaritas Indonesia “Solusi Kemenangan untuk Pemilu 2029”

Jumat, 19 September 2025 - 22:11 WIB

GMNI Pamekasan Audiensi dengan DP3A , Soroti Maraknya Kasus Bullying dan Pelecehan

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB