BMKG Mendeteksi Gempa di Kabupaten Sarmi Papua, Tidak Berpotensi Menimbulkan Tsunami

- Jurnalis

Selasa, 17 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecanggihan teknologi dan informasi harus dimanfaatkan untuk kebaikan manusia dan alam.

Salah satunya yakni digunakan untuk mendeteksi gejolak alam dan kemungkinan terjadinya bencana.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa 5,1 magnitudo mengguncang Kabupaten Sarmi, Papua.

Peristiwa itu terjadi pada hari Selasa dini hari pukul 01.53 WIT waktu setempat.

Dalam peringatan dini yang diekspose melalui sistem aplikasi infoBMKG di Jakarta, dilaporkan bahwa.

Baca Juga :  Pancasila Ditawarkan Sebagai Ideologi Dunia Oleh Bung Karno Saat Pidato Didepan PBB

Pusat gempa tersebut terletak di darat pada kedalaman 24 km dengan koordinat 2.22 LS,139.11 BT atau berjarak 57 kilometer dari arah Tenggara Distrik Sarmi, Sarmi.

Selain Sarmi getaran gempa juga dirasakan di Kabupaten Memberamo, dan Kota Jayapura yang berjarak 178 kilometer dari pusat gempa berdasarkan analisa sementara seismologis BMKG.

Baca Juga :  Tumbangnya Hegemoni, Jangan Jadikan Kekuasaan Untuk Penindasan

Berdasarkan analisa dan perhitungan Gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Namun masyarakat diimbau waspada seraya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya sampai hasil analisa peristiwa menyeluruh dilaporkan oleh BMKG.

Hasil analisa tersebut biasa didapatkan masyarakat dengan cara mengakses aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat

Berita Terkait

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 
Bondowoso Butuh Kesadaran Politik Generasi Muda Agar Pembangunan Daerah Meningkat Pesat
Belajar Percaya Diri dari Soekarno Muda “Lelaki Berpeci yang Menaklukkan Hati Noni” 
Sistem Cultuurprocenten Sebagai Mesin Eksploitasi Kolonialisme, Dampaknya Terasa Hingga Sekarang 
Penjarahan Rumah Sahroni Jadi Momentum Desakan Pengesahan UUD Perampasan Aset Koruptor
Ketua PA GMNI Lombok Timur Akan Mobilisasi 10 Ribu Petani Tembakau Unduk Demo Gubernur dan DJP
Strategi Penghancuran Negara Kuat Melalui Narkoba, Studi Kasus Candu di Cina
Proyek Glamping dan Seaplane di TN Gunung Rinjani Mendapat Penolakan, Masyarakat Sasambo Melakukan Gerakan Aksi Damai

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:58 WIB

Bondowoso Butuh Kesadaran Politik Generasi Muda Agar Pembangunan Daerah Meningkat Pesat

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:26 WIB

Belajar Percaya Diri dari Soekarno Muda “Lelaki Berpeci yang Menaklukkan Hati Noni” 

Rabu, 29 April 2026 - 13:11 WIB

Sistem Cultuurprocenten Sebagai Mesin Eksploitasi Kolonialisme, Dampaknya Terasa Hingga Sekarang 

Minggu, 31 Agustus 2025 - 01:45 WIB

Penjarahan Rumah Sahroni Jadi Momentum Desakan Pengesahan UUD Perampasan Aset Koruptor

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB