Kebijakan Bumi Hangus Israel ke Palestina Mendapat Protes Keras Dari Pemerintahan Mesir, Perempuan dan Anak Anak Banyak Yang Menjadi Korban

- Jurnalis

Senin, 2 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan senjata antara Israel dan Palestina tidak bisa di hentikan oleh banyak negara internasional.

Bahkan organisasi PBB tidak pernah dihiraukan sedikitpun oleh Israel terkait serangan tersebut.

Pemerintahan Mesir, Minggu (1/9) dengan keras mengutuk eskalasi militer Israel di daerah pendudukan Tepi Barat.

Mesir akan mengutuk dan akan mengganggu kebijakan “bumi hangus” yang diterapkan Tel Aviv.

Tentara Israel meluncurkan operasi militer besar-besaran di Tepi Barat bagian utara awal pekan ini,

Aksi itu menewaskan setidaknya 26 warga Palestina, menangkap puluhan orang, dan menyebabkan kerugian finansial besar di wilayah tersebut.

Serangan ini bertepatan dengan serangan brutal yang dilancarkan Tel Aviv terhadap Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 40.700 orang.

Baca Juga :  Indonesia Berada Pada Situasi Batas Sosial Politik Yang Mengerikan, Revolusi Belum Selesai..!!!

Sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, serta melukai lebih dari 94.100 orang lainnya sejak 7 Oktober lalu.

Kementerian Luar Negeri Mesir mengecam upaya Israel untuk memperluas cakupan konfrontasi di dalam wilayah Palestina.

Diantaranya termasuk di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, serta penggunaan kekuatan yang berlebihan, penghancuran infrastruktur, dan penangkapan yang disertai dengan penyiksaan.

“Pelanggaran-pelanggaran ini tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban, dari Israel sebagai kekuatan pendudukan,

Mereka harus mematuhi kewajiban hukum serta melindungi penduduk Palestina daripada terus-menerus berusaha memperburuk konflik,” tambahnya.

Mesir juga memperbarui peringatan tentang bahaya kebijakan “bumi hangus” yang diterapkan Israel.

Baca Juga :  Petani Progresif Revolusioner Prancis Membawa Traktor Dalam Menyuarakan Aspirasinya

Karena bertujuan merusak masa depan negara Palestina, menggagalkan harapan terakhir warga Palestina untuk memulihkan hak-hak sah mereka dan mendirikan negara merdeka mereka sendiri.

Sesuai dengan perbatasan yang diakui secara internasional, yaitu perbatasan pada tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Israel terus melanjutkan serangan mematikannya di Jalur Gaza meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

Pasukan Israel dan pemukim ilegal juga telah menewaskan setidaknya 676 warga Palestina dan melukai hampir 5.600 orang di Tepi Barat sejak 7 Oktober lalu, menurut data Palestina.

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB