Israel Terus Menyerang Hamas di Gaza Saat Ramadhan 2024 Tiba

- Jurnalis

Senin, 11 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Jaringan Milisi di Timur Tengah

Foto Jaringan Milisi di Timur Tengah

Gaza akan menjalani Puasa Ramadhan sama seperti umat islam di seluruh dunia.

Karena puasa Ramadhan merupakan ibadah wajib bagi orang Islam di manapun berada.

Tetapi tahun ini merupakan momentum Ramadhan yang menyeramkan bagi warga Gaza Palestina.

Yang berada dalam gempuran senjata sejak beberapa bulan yang lalu oleh Israel.

Negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas gagal terlaksana meskipun memasuki bulan suci Ramadan.

Pihak Israel menolak karena tidak ada kepastian pembebasan sandera oleh Hamas

Gencatan senjata yang diusulkan oleh pemerintah Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat.

Tetap tidak mendapatkan persetujuan dari Negara Israel yang bersikukuh dengan sikapnya.

Baca Juga :  Konflik Internal UIN Sultan Syarif Kasim Berakhir Dengan Penetapan Sejumlah Tersangka Oleh Polda Riau

Padahal Hamas menyerukan gencatan senjata jauh sebelum Ramadan tiba.

“Prioritas utama yaitu melindungi rakyat, mengakhiri perang dan pembantaian.

Serta mengembalikan orang-orang kerumah mereka dan membuka cakrawala politik rakyat Gaza,”

Hal itu diungkapkan oleh Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dilansir The New York Times, Senin 11/3/2024.

Pidato itu disiarkan melalui televisi pada akhir pekan lalu.

Haniyeh juga menyebutkan ingin ada kesepakatan dengan Israel untuk mengakhiri perang.

Mereka juga menjamin keamanan penarikan pasukan Israel dari jalur Gaza.

Tetapi Hamas juga meminta agar masyarakat Palestina dipulangkan ke tempat tinggalnya.

Selain itu juga menuntut dibukanya bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza.

Baca Juga :  Peran China Ditengah Rencana Perang Korut dan Korsel

Jika Israel gencatan sepakat melakukan gencatan senjata, Haniyeh akan memulangkan para tahanan Israel.

Tetapi syaratnya adalah para tahanan Palestina yang ditahan Israel harus dipulangkan tanpa adanya serangan militer tambahan.

Disatu sisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengungkapkan kepada masyarakat bahwa.

Gencatan senjata tidak akan segera terjadi dalam bulan Ramadhan tahun ini

“Tanpa pembebasan, tidak akan ada jeda dalam pertempuran,” ucapnya ketika wawancara bersama Politico akhir pekan lalu.

Saat wawancara dengan MSNBC pada Sabtu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan .

Pihaknya berusaha memfasilitasi 8gencatan senjata antara Israel dengan Palestina memasuki bulan puasa Ramadan

Berita Terkait

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan
Mungkinkah Thailand Akan Resesi,,???, Faktor eksternal memiliki Peran Penting

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Jumat, 4 Juli 2025 - 22:54 WIB

Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka

Berita Terbaru

Pemikiran

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Minggu, 23 Nov 2025 - 00:49 WIB