Rusia Undang Kelompok Pro Palestina ke Moskow Untuk Membahas Isu Strategis

- Jurnalis

Selasa, 20 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ledakan Bom Yang Menghancurkan

Foto Ledakan Bom Yang Menghancurkan

Perang antara Israel dan Milisi Hamas Palestina terus berlanjut hingga sekarang.

Saling serang antara kedua belah pihak tidak dapat dihentikan meskipun dikecam dunia

Bahkan teriakan PBB yang mengatas namakan perdamaian dan kemanusiaan tidak kuasa menghentikan serangan.

Negara luar yang menjadi pendukung kedua belah pihak semakin terang terangan menunjukkan keberpihakan.

Berita terbaru datang dari Rusia yang dilaporkan mengundang Hamas ke Moskow.

Undangan bertujuan untuk melakukan diskusi terkait perang Israel-Hamas.

Tidak hanya itu, isu-isu lain di Timur Tengah akan dibahas didalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Krisis Parah Negara Argentina Akibat Inflasi Sebesar 250 Persen Dan Terburuk Selama Beberapa Tahun Terakhir

Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Bogdanov mengatakan informasi.

Sebagaimana dilansir dari media TASS, pertemuan dilakukan tanggal 29 Februari.

Rusia telah mengundang sekitar lebih dari sepuluh kelompok Palestina lain.

Tujuannya sama yakni melakukan pembicaraan “antar-Palestina”.

Bahkan Faksi Fatah sebagai penguasa Tepi Barat juga dikirimi undangan.

“Kami mengundang semua perwakilan Palestina- semua kekuatan politik.

yang memiliki posisi  strategis di masing-masing di berbagai negara.

Baca Juga :  Sikap Rusia Terhadap Konflik Israel dan Palesina Dicurigai Oleh Pihak Sekutu Barat

Diantaranya Suriah, Lebanon, dan negara-negara lain di kawasan ini,”

Pernyataan tersebut diucapkan Bogdanov utusan khusus Presiden Vladimir Putin untuk Timur Tengah, dikutip Senin (19/2/2024).

Banyak pihak berharap agar pasca pertemuan tersebut ada solusi bijaksana dari kedua belah pihak.

Mengingat selama peperangan terjadi telah menewaskan banyak korban sipil.

Sehingga anak anak tidak bisa sekolah dan belajar karena takut dengan Bom.

Bahkan bantuan kemanusiaan dari dunia internasional juga terhambat pengirimannya

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB