3 Pintu mengembangkan diri kita

- Jurnalis

Jumat, 29 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disapedia.com – Kita semua pasti ingin berkembang menjadi pribadi yang lebih baik mulai dari segi finansial sampai dengan segi kedamaian hati. Dari yang bisa dihitung sampai dengan hal yang hanya bisa dirasa. Dari segi keilmuan, sampai dengan segi praktikal.

Semua orang ingin menjadi semakin baik di setiap waktunya. Namun pertanyaannya mengapa tidak semua orang bisa berkembang?

Jawabannya karena mereka sering kali tidak bisa membuka pintu 3 lapis yang digunakan untuk berkembang. Oleh karena itu kali ini saya akan bagikan 3 kunci untuk membuka pintu tersebut.

1.  Motivasi

Banyak orang tidak bisa berkembang karena kurang motivasi dalam hal yang ia kerjakan. Kurangnya motivasi akan mengakibatkan pertumbuhan menjadi lambat bahkan sering kali menurunkan kinerja kita. Turunnya motivasi bisa disebabkan terlalu sering gagal dan tidak mempunyai mentor yang bisa membantu.

Baca Juga :  Agus Gumiwang Terpilih Sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar, Musyawarah Nasional Menjadi Tujuan Utama

2. Pengetahuan

Ada juga orang yang tidak bisa berkembang karena kurangnya pengetahuan dalam hal yang sedang ia geluti. Kurangnya pengetahuan akan membuat keputusan-keputusan yang diambil bisa jadi kurang tepat. Banyak juga peluang-peluang yang lepas karena ketidak tahuan kita. Dengan mengasah pengetahuan maka munculah kunci ketiga.

3. Ketrampilan

Dan yang terakhir, orang sulit berkembang karena kurang terampil. Biasanya keterampilan ini punya hubungan erat dengan pengetahuan. Kita sulit untuk menjadi terampil jika kita tidak tahu dasarnya dan caranya.

Ketiga kunci di atas masing-masing akan membuka pintu perkembangan diri kita. Untuk dapat terus berkembang kita memiliki 3 jenjang pintu yang harus dibuka. Ketiga pintu itu adalah mau, tahu, mampu.

Jika ketiga pintu ini sudah terbuka maka kita akan menjadi pribadi yang senantiasa terus berkembang. Masing-masing kunci hanya bisa spesifik membuka 1 pintu saja.

  • Pintu mau dibuka dengan motivasi
  • Pintu tahu dibuka dengan pengetahuan
  • Pintu mampu dibuka dengan ketrampilan
Baca Juga :  DPC GMNI Pamekasan Gelar Tiga Lomba Kreatif Se-Madura Dalam Momentum “Juni Istimewa”

Ini menjawab pertanyaan mengapa ada orang diberi motivasi bisa berubah, ada juga yang sudah dengar motivasi 24 jam sehari belum bisa berubah juga. Ini disebabkan kunci yang diberikan mungkin tidak cocok dengan pintu yang mau dibuka.

Contoh lain ada juga orang yang banyak belajar tetapi tidak pernah praktek, maka ilmunya hanya sebatas menjadi pengetahuan semata, tidak berevolusi menjadi ketrampilan.

Oleh karena itu penting sekali dapat menemukan pintu mana yang sedang menghalangi kita untuk berkembang, dan kita cari kunci yang tepat.

Sudahkah anda menemukan kunci yang tepat untuk diri anda?

Berita Terkait

Max Havelaar Sebuah Novel Yang Membunuh Sistem Kolonialisme Belanda 
Tak Perlu Pemikiran Yang Penting Ikut dan Tunduk Pada Senior
DPC GMNI Pamekasan Gelar Tiga Lomba Kreatif Se-Madura Dalam Momentum “Juni Istimewa”
Minat Baca Generasi Bangsa Indonesia Sangat Rendah, Berikut Data UNESCO
Immanuel Kant (1875 – 1961) Pemikirannya Menjadi Referensi Dalam Menilai Kehidupan
Sejarah Pertanian di Dunia dan Pengaruhnya Terhadap Kondisi Perekonomian Bojonegoro Saat Ini
Pengolahan Hasil Panen Bisa Meningkatkan Kesejahteraan Petani
Badan Bank Tanah Mencatat Pertumbuhan Positif Pada Tahun2024 Yang Tersebar di 21 Provinsi

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 22:02 WIB

Max Havelaar Sebuah Novel Yang Membunuh Sistem Kolonialisme Belanda 

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 23:33 WIB

Tak Perlu Pemikiran Yang Penting Ikut dan Tunduk Pada Senior

Minggu, 8 Juni 2025 - 21:41 WIB

DPC GMNI Pamekasan Gelar Tiga Lomba Kreatif Se-Madura Dalam Momentum “Juni Istimewa”

Minggu, 4 Mei 2025 - 23:55 WIB

Minat Baca Generasi Bangsa Indonesia Sangat Rendah, Berikut Data UNESCO

Sabtu, 29 Maret 2025 - 01:38 WIB

Immanuel Kant (1875 – 1961) Pemikirannya Menjadi Referensi Dalam Menilai Kehidupan

Berita Terbaru