Vladimir Putin Tidak Membiarkan Palestina Berjuang Sendiri Melawan Israel di Gaza

- Jurnalis

Selasa, 20 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putin saat memimpin rapat mendesak

Putin saat memimpin rapat mendesak

Rusia memberikan dukungan penuh terhadap palestina yang perang dengan Israel.

Salah satu penyebabnya yakni  keberpihakan Amerika terhadap Negara Israel.

Seakan tidak mau membiarkan Palestina berjuang sendirian, Rusia pasang badan dalam situasi tersebut.

Banyak informasi yang menyebutkan bahwa Rusia telah bertahun-tahun mendekati semua kelompok Pro Palestina.

Dan berusaha menjalin hubungan baik dengan semua kelompok di kawasan Timur Tengah.

Rusia selalu kritis terhadap sikap Israel dan pendukung Negara Barat.

Dalam peperangan yang sedang berlangsung di Gaza.

Bahkan Putin bahkan telah berupaya menyerukan gencatan senjata.

Moskow mengkritik tindakan Israel di Jalur Gaza sejak serangan 7 Oktober.

Yang disampaikan dalam pernyataan publik secara resmi.

Baca Juga :  Pemimpin Hizbullah Akan Menyerang Sasaran Baru di Israel, Semoga Tidak Memakan Korban Rakyat Sipil

Rusia semakin kokoh berjuang untuk Palestina setelah menjalin kemitraan dengan Iran dan Hamas.

Hal tersebut telah memperburuk hubungan Rusia-Israel sejak konflik tersebut pecah.

Sedangkan Jumlah korban tewas warga Palestina di Jalur Gaza terus meningkat.

Berdasarkan update terbaru, korban jiwa hingga kini menembus 28.985 orang.

Data tersebut diakumulasi sejak serangan pertama Israel di wilayah tanggal 7 Oktober.

Sementara sebanyak 68.883 warga terluka akibat serangan senjata.

“Militer Israel telah membunuh 127 rakyat Palestina dan melukai 205 orang selama 24 jam terakhir,”

Ucap Kementerian Kesehatan Gaza yang dimuat media Turki Anadolu Agency.

Baca Juga :  Isi Pidato Presiden Joko Widodo Dalam Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2024

Rumah Sakit Al-Amal di kota Khan Younis di selatan Jalur Gaza juga mengalami serangan dari tank Israel.

Seperti diberitakan sebelumnya kini Israel berencana untuk menyerbu Rafah di Gaza selatan.

Dimana ditempat tersebut terdapat lebih dari satu juta warga Palestina yang mencari perlindungan.

Tanggapan PBB Tentang Kondisi Gaza

“Keadaan di Gaza adalah bukti yang sangat mengerikan atas kebuntuan hubungan global,” ucap Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Konferensi Keamanan Munich.

“Minimnya rasa persatuan di Dewan Keamanan dan kurangnya persatuan telah menghambat kemampuan kita… untuk memperbaiki situasi di seluruh dunia,” tambah juru bicara PBB Stephane Dujarric

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB