Iran Menjadi Sasaran Peluru Israel, 11 Orang Tewas Termasuk Seorang Komandan Senior Pasukan Al-Quds

- Jurnalis

Selasa, 2 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tank Melintas Ditengah Bangunan Yang Roboh

Tank Melintas Ditengah Bangunan Yang Roboh

Keamanan dunia semakin tidak sehat seiring dengan serangan brutal yang dilakukan oleh Israel.

Tidak hanya Palestina yang menjadi sasaran serangan, tetapi pihak Iran juga menjadi korban ganasnya peluru.

Sehingga Iran bersumpah akan membalas dendam setelah serangan Israel menghancurkan konsulat Iran di Damaskus, Suriah.

Peristiwa tersebut menyebabkan meninggalnya sedikitnya 11 orang termasuk seorang komandan senior pasukan al-Quds dari Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC).

Para pemimpin Iran di Teheran pada Senin (1/4/2024) malam melakukan pertemuan sebagai yang belum pernah terjadi sebelumnya sera memberikan tanggapan yang keras.

Baca Juga :  Sejarah Revolusi Industri dan Pengaruhnya Bagi Dunia Internasioanal

Dalam kesempatan itu Iran mengatakan beberapa diplomat lama tewas bersama Brigjen Mohammad Reza Zahedi dan wakil Zahedi, Jenderal Haji Rahimi.

Tercatat bahwa Brigjen Hossein Amirollah, kepala staf umum pasukan al-Quds di Suriah dan Lebanon menjadi salah satu korban.

Disatu sisi Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan 11 orang tewas dalam serangan itu.

Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian menyatakan menganggap agresi tersebut melanggar semua norma diplomatik dan perjanjian internasional.

“Benjamin Netanyahu kehilangan keseimbangan mental akibat kegagalan berturut-turut di Gaza dan kegagalannya mencapai tujuan Zionisnya,” katanya, dilansir The Guardian.

Baca Juga :  Israel Terus Menyerang Palestina Meskipun Mendapat Kecaman Internasional dan PBB, Berikut Analisa Pakar Militer Yerusalem

Pihak Duta Besar Iran untuk Suriah, Hossein Akbari, mengatakan tanggapan Iran terhadap serangan tersebut akan “sama besarnya dan kerasnya.”

Dia mengatakan konsulat di ibu kota Suriah telah terkena enam rudal yang diluncurkan oleh jet F-35. Mayat masih diidentifikasi di reruntuhan.

Akbari, yang pernah bekerja di kedutaan terdekat, bersumpah Iran akan terus mendukung warga Palestina di Gaza, dan tidak takut terhadap pemerintah Israel.

Namun serangan tersebut merupakan sebuah ujian bagi Iran, yang akan merasa perlu untuk memberikan tanggapan.

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB