Harga Minyak Goreng Akan Mengalami Kenaikan, Berikut Keterangan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan

- Jurnalis

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebutuhan rumah tangga dipengaruhi oleh besar kecilnya komoditas yang dipakai sehari hari.

Ketika harga barang di pasar naik maka uang belanja juga akan mengalami kenaikan yang sama.

Beberapa bulan yang lalu Indonesia dihebohkan dengan tingginya harga minyak goreng sehingga mempengaruhi harga makanan jadi.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengusulkan kenaikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng bersubsidi berlabel MinyaKita.

Seperti diketahui bersama bahwa saat ini HET MinyaKita tercatat senilai Rp14.00 per liter.

Baca Juga :  Kecamatan Paling Sepi Di Bengkulu Berdasarkan Data BPS Tahun 2023

“Kami akan rapat untuk menyepakati harga MinyaKita naik Rp1.500 menjadi Rp15.500 per liter,” ujarnya, Rabu (19/6/2024).

Menurut Zulhas, rencana kenaikan harga minyak goreng yang akan ditetapkan ini bukan tanpa alasan.

Pihak Mendag juga menyatakan harga-harga komoditas pangan lain sudah mengalami kenaikan.

Apalagi dengan melonjaknya biaya produksi minyak goreng. “Harga beras di pasar, misalnya, sudah naik sekitar Rp1.600 per kilogram,” ucapnya.

Turunnya nilai rupiah terhadap dolar AS juga menurut Zulhas sebagai alasan untuk menaikkan harga MinyaKita. “Jika tidak disesuaikan, kita akan kewalahan,” ucapnya.

Baca Juga :  Real Count KPU Terkini Jumat 16/2/2024 Pukul 17:00 WIB

Meski begitu, Mendag menjamin harga eceran MinyaKita tidak akan setinggi harga minyak goreng premium. “Tidak akan semahal itu,” ujarnya.

Kabar ini membuat heboh kalangan ibu rumah tangga yang setiap hari belanja berbagai kebutuhan dipasar.

Karena minyak goreng menjadi kebutuhan utama untuk memasak beraneka makanan yang disajikan.

Berita Terkait

GMNI Pamekasan Beraksi di Hari Anti Korupsi Sedunia, Desak Kajari Berantas Praktik Rasuah Yang Sudah Menjadi ‘Budaya’
DPK GMNI Nusantara dan DPK GMNI Pancasila UIM Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar 2025, Dihadiri Langsung Ketua DPD GMNI Jawa Timur Dan DPC GMNI Pamekasan
HUT ke-11 Partai Solidaritas Indonesia “Solusi Kemenangan untuk Pemilu 2029”
GMNI Pamekasan Audiensi dengan DP3A , Soroti Maraknya Kasus Bullying dan Pelecehan
Seruan DPP GMNI di Tengah Gejolak Nasional: Mahasiswa Menuntut Perubahan, Menolak Anarkisme
GMNI Mataram Tegaskan Ribuan Massa di NTB Merupakan Aksi Organik dari Keresahan Rakyat
Gelombang Kemarahan Rakyat: Aksi Solidaritas di Mataram Kecam Kekerasan Aparat
Aktivis GMNI Pamekasan Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:51 WIB

GMNI Pamekasan Beraksi di Hari Anti Korupsi Sedunia, Desak Kajari Berantas Praktik Rasuah Yang Sudah Menjadi ‘Budaya’

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:47 WIB

DPK GMNI Nusantara dan DPK GMNI Pancasila UIM Sukses Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar 2025, Dihadiri Langsung Ketua DPD GMNI Jawa Timur Dan DPC GMNI Pamekasan

Jumat, 19 September 2025 - 22:11 WIB

GMNI Pamekasan Audiensi dengan DP3A , Soroti Maraknya Kasus Bullying dan Pelecehan

Senin, 1 September 2025 - 20:23 WIB

Seruan DPP GMNI di Tengah Gejolak Nasional: Mahasiswa Menuntut Perubahan, Menolak Anarkisme

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:28 WIB

GMNI Mataram Tegaskan Ribuan Massa di NTB Merupakan Aksi Organik dari Keresahan Rakyat

Berita Terbaru

Pemikiran

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Minggu, 23 Nov 2025 - 00:49 WIB