Gencatan Senjata Gaza Selama Empat Hari Dimulai Jumat, Bantuan Kemanusiaan Bersiap Menuju Lokasi Pengungsi

- Jurnalis

Jumat, 24 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

situasi konflik hamas di jalur Gaza

situasi konflik hamas di jalur Gaza

Gencatan senjata di Gaza telah disetujui oleh Israel dan Palestina.

Tentunya ini menjadi peluang bagi Masyarakat di Gaza untuk menenangkan diri.

Penjanjian Gencatan senjata dilakukan selama empat hari.

Dimulai pada hari Jumat (24/11) pagi, ujar Qatar Majed.

sehari lebih lambat dari pengumuman yang awal.

Para perunding harus menyelesaikan sejumlah rincian akhir kesepakatan.

Meliputi pembebasan puluhan sandera yang disekap militan Hamas.

Serta warga Palestina yang ditahan oleh Israel.

Terobosan diplomatik tersebut memberi sedikit ketenangan.

2,3 juta warga Palestina di Gaza yang  mengalami pemboman tanpa henti dari Israel.

Baca Juga :  Costs to Consider when Purchasing Rental Investment Property

Rencananya gencatan senjata itu akan dimulai pada Kamis (23/11) pagi.

Tetapi terjadi beberapa hambatan pada Rabu (22/11) malam.

Pada saat penasihat keamanan Israel mengumumkan penundaan.

Selama satu hari tanpa memberikan penjelasan rinci.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed al-Ansari mengumumkan pada hari Kamis.

Gencatan senjata dimulai hari Jumat pukul 07.00 pagi waktu setempat.

Dia mengatakan kedua pihak telah bertukar daftar sandera yang akan dibebaskan.

13 sandera perempuan dan anak-anak yang diculik Hamas.

Baca Juga :  Angin Perdamaian Dikeluarkan Israel Tetapi Ada Syarat Yang Harus Dipenuhi Oleh Hamas

Menjadi rombongan pertama yang akan dibebaskan.

Pada hari Jumat pukul 16:00 waktu setempat.

Qatar tidak menyebut berapa tahanan Palestina yang akan dibebaskan.

Para pejabat hanya mengatakan tiga orang Palestina akan diserahkan.

Untuk tiap satu sandera Israel yang dibebaskan.

Kabar membahagiakan telah dinanti oleh masyarakat di jalur Gaza.

Karena Konvoi bantuan kemanusiaan telah siap di perbatasan Mesir – Gaza.

Untuk segera masuk wilayah kantong Palestina.

Begitu gencatan senjata dimulai, kata Qatar al-Ansari.

Sumber Berita : VOA

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB