Duta Besar Kuba Kembali Bertugas di Korea Utara Sebagai Bentuk Persahabatan

- Jurnalis

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kim Jong Un Berssama petinggi militer Korut

Kim Jong Un Berssama petinggi militer Korut

Korea utara semakin menambah keharmonisan hubungan diplomatis dengan Kuba.

Menurut media pemerintah Korea Utara pada hari Kamis. Duta Besar Kuba untuk Korea Utara sudah mulai menjalankan tugasnya.

Hal ini lumrah dilakukan negara-negara yang memiliki hubungan persahabatan dengan Korea Utara terkait aktivitas diplomatik di Negeri ini.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un diberikan surat kepercayaan Duta Besar Kuba Eduardo Luis Garcia Correa dari Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel.

Hal ini disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) beberrapa hari lalu.

Surat kepercayaan diterima oleh Choe Ryong-hae, ketua Komite Tetap Majelis Rakyat Tertinggi.

Tepatnya pada hari Rabu atas izin dari pemimpin Korea Utara, ujarnya.

Korea Utara dan Kuba telah lama menjalin hubungan dekat sejak tahun 1960.

Baca Juga :  Presiden Terbang Ke Kalimantan Timur Untuk Berkantor di IKN, Didampingi Pejabat Tinggi Negara

Sebelumnya Korea Utara menutup sembilan misi diplomatiknya sejak paruh kedua tahun lalu.

Salah satu faktornya yaitu kesulitan ekonomi, menurut kementerian luar negeri Seoul.

sehingga jumlah total misi diplomatik Korea Utara mencapai 44 pada hari Selasa.

Nikaragua yang menentang Amerika Serikat memiliki rencana untuk membuka kedutaan besar di Korea Utara.

Sebagai negara yang dikucilkan AS, Korea Utara dan Kuba saling mendukung satu sama lain.

Kedutaan Kuba di Washington dibom pada September tahun lalu dan Korea Utara menyalahkan AS.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyatakan secara rilis media.

Bahwa “kekuatan anti-Kuba” yang berupaya menggulingkan “sistem sosial Kuba yang sosialis” berada di balik serangan 24 September.

Yaitu ketika seseorang diduga melemparkan dua bom molotov ke arah gedung tersebut.

Baca Juga :  Hari Musik Sedunia Diperingati Setiap Tanggal 21 Juni, Berikut Sejarah dan Perkembangannya

Meskipun kebenaran kasus penembakan kedutaan Kuba di AS tiga tahun lalu belum diselidiki.

Namun kembali terjadi kasus pelemparan bom botol bensin yang mengancam nyawa diplomat,” kata juru bicara Korea Utara.

“Ini membuktikan bahwa semua tragedi jelas dilakukan atas kerjasama diam-diam dari pemerintah AS.”.

Korut juga mengecam AS karena memasukkan Kuba ke dalam daftar sponsor terorisme yang melanggar hukum internasional.

Bahkan mereka menyimpulkan bahwa “hal ini tidak dapat dibenarkan dalam hal apa pun.”.

Sebelumnya Departemen Luar Negeri AS menetapkan Kuba sebagai negara sponsor terorisme sejak tahun 2021, serta Korea Utara sejak tahun 2017.

Negara yang menentang AS seperti Suriah dan Iran juga masuk dalam daftar hitam.

 

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB