China Menjatuhkan Sanksi Kepada Amerika Serikat Karena Menjual Senjata ke Taiwan Menjelang Pemilu

- Jurnalis

Senin, 8 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera China dan Amerika Serikat

Bendera China dan Amerika Serikat

Kondisi geopolitik internasional seperti kemelut yang berentetat secara teratur.

Bukan hanya persoalan perang antar negara penjajah dan yang dijajah.

Tetapi lebih kepada intervensi politik kepada Negara yang berada pada situasi pemilu.

Negara China memberikan sanksi kepada 5 produsen senjata Amerika Serikat.

Hal ini disebabkan Karena perusahaan tersebut menjual senjatanya ke Taiwan.

Banyak pihak yang menganggap pemberian sanksi ini membuat kondisi makin panas.

karena Beijing mengklaim bahwa Taiwan adalah bagian dari wilayahnya sejak dulu.

Melihat kondisi tersebut Pemerintahan Xi Jinping bisa saja menggunakan kekuatan militernya.

untuk menyatukan kembali bekas wilayah protektorat Inggris dengan daratan China tersebut.

Amerika Serikat memprotes sanksi dan menyatakan negaranya diwajibkan oleh hukum.

Untuk menjual senjata ke Negara Taiwan sebagai sarana untuk mempertahankan diri.

Baca Juga :  Demonstrasi Terbesar di Jerman Bisa Menjadi Pemicu Revolusi

China menjatuhkan sangsi menjelang pemilihan presiden dan parlemen Taiwan pada 13 Januari.

China bersikukuh dengan kelangsungan Pemilu tdi Taiwan dengan menyatakan.

Bahwa hasil pemilihan umum itu merupakan pilihan antara perang dan perdamaian.

Departemen Luar Negeri AS menyetujui pembelian paket senjata senilai US$300 juta.

Untuk memperkuat sistem pertahanan dan kendali tempur gabungan Taipei pada Bulan lalu.

Beijing merespons dengan menyatakan akan mengambil “tindakan balasan” selanjutnya.

Tetapi masih belum ditentukan terhadap perusahaan-perusahaan yang terlibat.

Kementerian Luar Negeri China pada Minggu memberikan sanksi beberapa perusahaan diantaranya.

BAE Systems Land and Armament, Alliant Techsystems Operation, AeroVironment, ViaSat dan Data Link Solutions.

“Tindakan penanggulangannya terdiri dari pembekuan properti perusahaan-perusahaan tersebut di China.

Meliputi properti bergerak dan tidak bergerak, melarang organisasi dan individu di China melakukan transaksi serta kerja sama dengan mereka.

Baca Juga :  Anggota OPM Berhasil Dieksekusi Setelah Membunuh Warga Sipil, Ternyata Mantan Tentara Yang Dipecat

Hal ini diucapkan oleh ” Kemenlu China, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (7/1/2024).

Beijing meningkatkan tekanan kepada Taiwan sejak Tsai Ing-wen pertama kali terpilih sebagai presiden pada tahun 2016.

China mengklaim bahwa Taiwan menginginkan kemerdekaan sejak dahulu.

Tetapi Tsai mengatakan, masa depan mereka bergantung pada rakyat Taiwan.

Wakil Presiden Taiwan, William Lai mencalonkan diri dalam Pemilu 2024 sebagai Presiden.

Dia melawan calon Hou Yu-ih dari KMT yang hubungannya lebih ramah terhadap China.

Taiwan melaporkan video pesawat tempur dan balon China di sekitar pulau itu.

Beberapa minggu menjelang demokrasi pemilu akan dilaksanakan.

Serta memperingatkan Beijing agar tidak caampur tangan mempengaruhi hasil pemilu.

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB