Carney Siap Melawan Perang Tarif Presiden Donald Trump Setelah Menang Pemilihan Ketua Partai Liberal

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Gubernur Bank Sentral Kanada dan Inggris, secara resmi memenangkan pemilihan sebagai pemimpin Partai Liberal yang berkuasa di Kanada.

Kemenangan tersebut secara otomatis akan menggantikan Justin Trudeau sebagai perdana menteri.

Hasil resmi yang diumumkan pada Minggu (9/3/2025) menunjukkan bahwa Carney berhasil mengalahkan mantan Menteri Keuangan, Chrystia Freeland.

Yakni dengan memperoleh 86% suara dari hampir 152.000 anggota partai yang berpartisipasi dalam pemilihan.

Kemenangan Carney terjadi pada masa yang penuh tantangan bagi Kanada, yang saat ini berada di tengah-tengah perang dagang dengan sekutu lamanya, Amerika Serikat, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Baca Juga :  Desa Sugih Waras Kabupaten Bojonegoro Melakukan Sedekah Bumi Demi Kemakmuran Negeri

Selain itu, Kanada juga harus segera menggelar pemilihan umum guna menentukan arah pemerintahan selanjutnya.

Dalam pidato kemenangannya, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (10/3/2025), Carney dengan tegas menyebut bahwa kebijakan Trump telah merugikan Kanada dan harus dilawan.

“Ada seseorang yang berusaha melemahkan ekonomi kita,” ujarnya, yang langsung disambut dengan teriakan protes dari para pendukungnya. “Dia menyerang pekerja, keluarga, dan bisnis Kanada. Kita tidak boleh membiarkan dia berhasil.”

Carney juga menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan berjalan seperti biasa.

“Ini bukan bisnis seperti biasanya. Kita harus melakukan hal-hal yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya, dengan kecepatan yang tidak kita duga sebelumnya.”

Baca Juga :  Memiliki Harapan Untuk Membangun Infrastruktur, Rano Karno Memilih Maju di Banten Dalam Pilkada 2024

Sebelumnya, Trudeau telah mengumumkan pengunduran dirinya pada Januari setelah lebih dari sembilan tahun berkuasa.

Keputusannya itu dipicu oleh merosotnya tingkat persetujuan publik terhadapnya, yang memaksa Partai Liberal menggelar pemilihan pemimpin baru dalam waktu singkat.

Dalam pidato perpisahannya, Trudeau menegaskan bahwa situasi politik saat ini adalah momen penting bagi bangsa Kanada.
“Jangan salah paham, ini adalah momen yang menentukan bagi negara kita. Demokrasi bukan sesuatu yang pasti. Kebebasan bukan sesuatu yang pasti. Bahkan Kanada pun bukan sesuatu yang pasti,” ucapnya.

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB