Radikalisasi di Sebuah Republik, Rasio Historis dan Sosial Budaya Yang Berbeda Beda

- Jurnalis

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MONOLOG

Perintah Sejarah Kepada Republik Indonesia :

Jadilah Republik Paripurna

Tugas Sejarah bagi BANGSA Indonesia adalah :

Jadilah Bangsa BESAR

Hanya Sekali dalam Sejarah Republik Indonesia ini Menjadi KUAT

Hanya Sekali dalam Sejarah BANGSA Indonesia ini BESAR

 

PROLOG

RASIO HISTORIS dengan RASIO PALUNYA  Hadir didalam Sejarah Indonesia Sebagai RAKYAT

RASIO HISTORIS melihat potret RAKYAT sedang menggenggam PALU KEDAULATAN

RASIO HISTORIS memandang RAKYAT INDONESIA menyatakan bahwa dirinya telah terhubung dengan PANCASILA dan UUD th 1945

Rakyat Indonesia telah memenuhi Panggilan SEJARAH sebagai Sukarelawan Indonesia yang siap sedia dan siap GRAAk menjadi Tenaga tenaga Revolusioner yang progresif bagi Negara Bangsa Indonesia.

 

RADIKALISASI Di Sebuah REPUBLIK

Setiap BANGSA memiliki sosial historis dan sosial Budaya yang berbeda-beda

Oleh karenanya tidaklah mungkin berbagai budaya itu melebur menjadi satu kesatuan budaya yang otentik.

Baca Juga :  Kamala Harris Unggul Empat Poin Atas Donald Trump Berdasarkan Jajak Pendapat Florida Atlantic University (FAU) dan Mainstreet Research USA

Pra kemerdekaan Indonesia, BANGSA ini adalah eksis sebagai Bangsa Bangsa yang independen terhadap historisitasnya maupun budayanya . Mereka adalah memiliki sejarahnya sendiri dan budayanya sendiri yang bersifat Regional

Konstruksi Sosial Pada budaya budaya Regional itu adalah sebuah Primodialisme yang Membentuk karakter tersendiri yang benar benar berbeda-beda.

Peristiwa Politik Pada 17 Agustus th 1945 adalah Pernyataan Kemerdekaan dari yang dinyatakan sebagai Pendiri BANGSA dan NEGARA.

Namum pernyataan politik tersebut bersifat Idiologis bertujuan sebagai antitesis terhadap FEODALISME, KOLONIALISME dan IMPERIALISME

Momentum tersebut terjadi Sebuah situasi Idiologis dan situasi Politik yang Kronik Pasca Perang Dunia kedua.

 

Radikalisasi didalam Perspektif Sosial Politik

Radikalisasi adalah hak mendasar bagi setiap anak anak manusia sebagai respon terhadap Situasi BATAS SOSIAL POLITIK YANG KRONIK.

Baca Juga :  Alasan Ideologis FA GMNI Mendesak Presiden Untuk Membentuk Kementerian Khusus Daerah Perbatasan RI

Bentuk bentuk SITUASI BATAS SOSIAL POLITIK KRONIK itu adalah berupa Kepanikan yang menampak pada Bentuk bentuk :

INTIMIDASI

DISINTEGRASI

DISORIENTASI

INTIMIDASI adalah Tindakan Radikal dari Pihak yang satu Kepada pihak yang lain.

INTIMIDASI bisa berbentuk Ultimatum, Sabotase, Blokade,

 

Jika Bentuk bentuk tersebut masih diabaikan maka intimidasi Bisa ditingkatkan Kepada tindakan tindakan Represif.

Radikalisasi yang mewarnai Politik Negara’ BANGSA Indonesia ini merupakan konsekwensi LOGIS dari KOMPLEKSITAS Permasalahan BANGSA.

Ketika Radikalisasi terjadi di kehidupan sosial anak anak Bangsa Indonesia, maka dalam situasi yang sedemikian itu terjadi benturan benturan yang tragis yang tak terelakkan dan kondisi tertentu mengakibatkan Berbagai TRAGEDI INSTITUSIONAL  bahkan bisa kepada Tragedi Kemanusiaan.

 

 

Penulis

Djoko Sukmono

Badan Pendidikan dan Pelatihan

Gerakan Pemuda Nasionalis Marhaenis

Berita Terkait

DPP GMNI Dukung Langkah Ekspansi Danantara Terhadap Perusahaan Ojol, Siap Kawal Pelaksanaan Perpres No 27 Tahun 2026
Kemiskinan Berdasarkan Data dan Angka Beserta Dampak Sosial di Indonesia
Perempuan Inspiratif Dari Situbondo Yang Mengabdi di Dunia Pendidikan dan Sepak Bola Demi Prestasi Generasi Bangsa
Kongres Bandung Bukan Solusi, Saatnya GMNI Kembali ke Jalan Persatuan
Evaluasi Kritis FA GMNI Dalam Menyikapi Kongres GMNI di Bandung Yang Berjalan Selama 12 hari, Deadlock Menjadi Win – Win Solution
History Marhaenisme, Manusia KONKRET Adalah Manusia METHODOLOGIS Yang BERDIKARI
Kehendak Politik Internasional Mempengaruhi Ekonomi dan Sosial Negara Berkembang
Rasio Historis Pada Peradaban Baru

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 23:39 WIB

Kemiskinan Berdasarkan Data dan Angka Beserta Dampak Sosial di Indonesia

Selasa, 12 Agustus 2025 - 17:15 WIB

Perempuan Inspiratif Dari Situbondo Yang Mengabdi di Dunia Pendidikan dan Sepak Bola Demi Prestasi Generasi Bangsa

Jumat, 1 Agustus 2025 - 22:50 WIB

Kongres Bandung Bukan Solusi, Saatnya GMNI Kembali ke Jalan Persatuan

Sabtu, 26 Juli 2025 - 23:28 WIB

Evaluasi Kritis FA GMNI Dalam Menyikapi Kongres GMNI di Bandung Yang Berjalan Selama 12 hari, Deadlock Menjadi Win – Win Solution

Sabtu, 12 Juli 2025 - 23:16 WIB

History Marhaenisme, Manusia KONKRET Adalah Manusia METHODOLOGIS Yang BERDIKARI

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB