Rusia Menghancurkan Gudang Amunisi Ukraina Yang Disumbang Oleh Amerika

- Jurnalis

Sabtu, 23 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertempuran Rusia dan Ukraina semakin memanas sejak invasi dilakukan.
Meskipun perundingan damai disarankan oleh berbagai Negara tetapi konflik Rusia dan Ukraina terus berlanjut.
Pada hari Senin 18 September 2023, Rusia mengaku telah menghancurkan gudang amunisi Ukraina.
Serangan ini dinilai berhasil karena memusnahkan senjata berlapis depleted uranium di Ukraina.
Semua objek serangan tidak luput dari sasaran, dan tujuan dari serangan itu tercapai.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Senin kemaren.
Pada Minggu malam militer Rusia melakukan serangan kelompok dengan peluncuran senjata jarak jauh.
Juga menyerang kendaraan udara tak berawak di sekitar daerah penyimpanan dengan rudal jelajah.
Gudang Amunisi dengan depleted uranium serta pusat pengintaian radio dan pelatihan kelompok sabotase militer Ukraina. Ucapnya.
Pada bulan September, Departemen pertahanan AS mengirimkan paket bantuan militer.
Yang terdiri dari amunisi berlapis depleted uranium untuk tank Abrams.
Total bantuan Amerika yang dikirimkan ke ukraina senilai $175 juta.
Inggris juga berjanji akan memberikan bantuan peralatan tempur kepada Ukraina.
Yaitu amunisi berlapis depleted uranium untuk tank tempur Inggris Challenger 2.
Pengiriman tank berlapis depleted uranium ke Ukraina mendapatkan respon Rusia.
Moskow akan beraksi terkait pengiriman itu, ungkap Presiden Rusia Vladimir Putin.
Karena senjata yang dikirimkan itu sangat berbahaya bagi kehidupan dan alam.
Penggunaan senjata tersebut akan menghancurkan wilayah Ukraina karena tidak bisa dihuni.
Kontaminasi radioaktif ditanah sudah terjadi, dan memiliki bahaya jangka panjang.
Hal ini disampaikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova pada bulan Agustus.
Pada serangan tersebut sebanyak 255 tentara Ukraina gugur tepatnya di arah Donetsk.
Tiga kendaraan tempur lapis baja dan tujuh kendaraan hancur karena kena gempuran.
Keterangan ini disampaikan oleh pihak Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca Juga :  Krisis Nasional Terjadi di Jerman, Disebabkan Kenaikan Harga Energi Karena Hilangnya Pasokan Dari Rusia

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB