PBB Berkomitmen Untuk Melanjutkan Pekerjaan di Gaza Meskipun Memiliki Resiko Kehilangan Nyawa

- Jurnalis

Kamis, 29 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peperangan yang terjadi antara Israel dan Palestina mendapat perhatian serius dari dunia internasional.

Banyak bantuan yang dikirimkan oleh negara lain agar masyarakat di Gaza tidak mengalami kelaparan.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada Selasa menyoroti resiko serius yang dihadapi staf PBB dan pekerja kemanusiaan di Gaza.

Mereka menegaskan komitmen untuk melanjutkan pekerjaan yang menyelamatkan nyawa.

“PBB bertekad untuk tetap berada di Gaza guna memberikan bantuan yang menyelamatkan nyawa bagi dan bersama warga sipil Palestina,”

Hal itu diucapkan Gilles Michaud, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Keselamatan dan Keamanan, dalam sebuah pernyataan.

Michaud menekankan risiko berat yang saat ini dihadapi staf PBB dan pekerja bantuan di Gaza.

Baca Juga :  Prancis Menang Tipis Melawan Austria Semakin Membuktikan Sengitnya Kompetisi Piala Eropa

“Para pekerja kemanusiaan menjadi sasaran sepanjang krisis ini, yang sejauh ini menjadi yang paling mematikan dalam sejarah PBB.”

Dia menyampaikan keprihatinannya atas perintah evakuasi massal baru-baru ini oleh Israel.

Termasuk insiden akhir pekan di mana tentara Israel hanya memberikan beberapa jam pemberitahuan bagi lebih dari 200 personel PBB.

Agar mengungsi dari kantor dan tempat tinggal mereka di Deir Al Balah, yang merupakan pusat kemanusiaan penting.

“Sama seperti kebanyakan warga Palestina di Gaza, kami kehabisan tempat aman bagi staf kami sendiri,” tambahnya.

Baca Juga :  Gelandang Muda Inggris Siap Melawan Denmark Meskipun Harus Menghadapi Seniornya di Klub

Michaud mengatakan bahwa kendala keamanan akibat konflik sangat menghambat kemampuan PBB untuk memberikan bantuan.

Terutama dengan kampanye vaksinasi polio penting yang akan dimulai minggu depan.

Dia mencatat bahwa “tindakan tentara Israel akhir pekan ini memperparah ancaman keamanan yang ada.

Serta sangat mempengaruhi kecepatan kami dalam menyampaikan bantuan dengan aman,” serta menegaskan bahwa “kendala ini berada di luar kendali kami.”

Ia meminta semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk mematuhi hukum humaniter internasional.

Kemudian menghormati komitmen mereka berdasarkan Piagam PBB untuk melindungi keselamatan dan keamanan personel dan fasilitas PBB. ucapnya.

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB