Mahasiswa Palestina Ditembak Orang Tidak Dikenal Di Amerika, Indikasi Efek Perang Gaza

- Jurnalis

Selasa, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perang Palestina dan Israel tidak hanya terjadi disekitar jalur Gaza.

Tetapi juga berdampak pada masyarakat yang hidup diluar daerah tersebut.

Sehingga membuat kepanikan dan ketakutan berlebih selama perang belum selesai.

Tiga mahasiswa Palestina yang kuliah di perguruan tinggi AS ditembak.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (25/11/2023) di kota Burlington, Vermont,.

Sampai hari Minggu (26/11) korban masih dirawat di rumah sakit.

Hal itu disampaikan pihak sekolah almamater mereka di Tepi Barat.

Dalam sebuah unggahan Facebooknya hari Minggu.

Ramallah Friends School menjelaskan ketiga alumninya ditembak.

Ketika di dekat Kampus Universitas Vermont.

Korban bernama Hisham Awartani, yang berkuliah di Universitas Brown di Rhode Island.

Baca Juga :  Paus Fransiskus Serukan Hentikan Perang di Gaza Karena Semua Manusia Berhak Hidup Damai

Kinnan Abdel Hamid dari Haverford College di Pennsylvania.

Dan Tahseen Ahmed, yang kuliah di Trinity College di Connecticut.

Almamater pendidikan mereka menjelaskan bahwa ketiganya selamat.

Tetapi mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

“Kami menyampaikan rasa duka dan doa kepada mereka serta keluarga.

Agar bisa cepat pulih , mengingat parahnya luka yang di alami.

Hisham tertembak di punggung, Tahseen di dada dan Kinnan terluka ringan,” mengutip postingan Facebook sekolah itu.

Kepolisian Burlington  memberikan pernyataan Sabtu malam .

Petugas mendengar suara tembakan pukul 18.30 Sabtu malam.

Kemudian dua orang terluka di satu lokasi di dekat kampus,

Baca Juga :  Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas

Sementara korban ketiga ditemukan dengan jarak tidak jauh dari.

Karena situasi tidak memungkinkan maka polisi tidak mengidentifikasi para korban.

Polisi memberi pernyataan bahwa kedua korban langsung ditangani di lokasi kejadian.

Kemudian dibawa ke University of Vermont Medical Center oleh petugas pemadam kebakaran.

Polisi melarikan korban ketiga ke rumah sakit yang sama.

Saat ini Polisi belum menangkap pelaku penembakan.

Salah satu juru bicara kepolisian juga tidak bisa dihubungi sejak hari Minggu (26/11).

Peristiwa itu terjadi seiring meningkatnya insiden Islamofobia dan anti-Yahudi di Amerika.

Termasuk serangan kekerasan maupun secara online.

Sejak konflik perang Israel-Hamas pecah 7 Oktober lalu.

Sumber Berita : VOA

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru

Peristiwa

Peristiwa Film Pesta Babi dan Pestanya Para Babi 

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:09 WIB