Israel Memberikan Hadiah Uang Miliaran Bagi Rakyat Gaza Yang Memberikan Informasi Keberadaan Pemimpin Hamas

- Jurnalis

Sabtu, 16 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Militer di Jalur Gaza

Potret Militer di Jalur Gaza

Perang antara Israel dan Hamas Palestina terus berlanjut hingga saat ini.

Desakan internasional terkait perang Israel dan Hamas tidak pernah digubris.

Bahkan semakin ditekan Israel semakin meningkatkan intensitas serangan.

Tetapi ditengah sengitnya peperangan tersebut ada kabar gembira bagi rakyat Gaza.

Karena Militer Israel akan memberikan hadiah fantastis jika melaporkan keberadaan pemimpin Hamas.

Diantaranya Yahya Sinwar dan para komandan Hamas lainnya yang sedang mereka kejar.

Hadiah itu ditawarkan kepada rakyat Gaza yang dilanda serangan militer Israel selama ini.

Tawaran imbalan itu tertulis dalam selebaran yang disebarkan Israel di wilayah Jalur Gaza, dilansir The Times of Israel, Jumat (15/12/2023),

Kemudian selebaran tersebut beredar luas di berbagai aplikasi media sosial.

Baca Juga :  Arab Saudi Memantau Konflik Hamas vs Israel dan Mengusulkan Perdamaian

Selebaran itu mencantumkan foto para pemimpin dan komandan Hamas yang diburu.

Tertulis dalam selebaran tersebut bahwa hadiah uang sebesar US$ 400 ribu (Rp 6,2 miliar).

ditawarkan kepada warga Jalur Gaza yang memberi informasi soal keberadaan Yahya Sinwar.

Yahya Sinwar merupakan pemimpin Hamas di daerah kantong Palestina selama beberapa tahun.

Sinwar mengambil alih kepemimpinan Hamas di Jalur Gaza sejak tahun 2017 lalu.

padahal beberapa tahun lalu dia dibebaskan dari penjara Israel bersama lebih dari 1.000 tahanan Palestina lainnya.

Pembebasan itu merupakan pertukaran dengan pembebasan tentara Israel, Gilad Shalit, yang ditahan Hamas.

Sinwar terkenal dengan retorika berapi-api dan menddukung serangan teror di Israel juga Tepi Barat.

Baca Juga :  Kementerian Luar Negeri Menghimbau WNI Agar Tidak Mengunjungi Iran, Israel dan Palestina

Dia dituduh melakukan persiapan dan perencanaan serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober lalu.

Sinwar diperkirakan sembunyi di jaringan terowongan bawah tanah Hamas yang luas di Jalur Gaza sejak serangan tersebut.

Imbalan sebesar US$ 300 ribu (Rp 4,6 miliar) juga ditawarkan untuk informasi soal keberadaan Muhammed Sinwar, saudara laki-laki Yahyamenjabat komandan brigade wilayah selatan Hamas.

Muhammed Sinwar yang merupakan komandan senior sayap bersenjata Hamas ini mengaku terlibat dalam penculikan Shalit.

Imbalan US$ 200 ribu (Rp 3,1 miliar) ditawarkan untuk informasi soal keberadaan Rafaa Salameh yang merupakan komandan batalion Hamas di Khan Younis.

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru