Rudal Jelajah Tak Bertuan Menghantam Israel Ditengan Serangan ke Palestina

- Jurnalis

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Ukraina Mempersiapkan Bom Peluncur

Pasukan Ukraina Mempersiapkan Bom Peluncur

Israel terus mendapat teror dari negara lain karena tidak mau menghentikan serangan ke Palestina.

Selain itu negara pro Palestina tidak hanya memberikan gugatan internasional tetapi juga serangan senjata.

Kemaren sebuah rudal jelajah diluncurkan ke wilayah Israel hari Kamis (30/5/2024).

Serangan ini terjadi ketika Negeri Zionis itu sedang melancarkan aksi serangan ke wilayah Gaza, Palestina.

Menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan rudal itu diluncurkan dari arah Timur.

Serangan itu masuk ke daerah Golan Selatan dan memicu bunyinya alarm yang dipasang.

Beredar kabar bahwa rudal itu ditembakan dari Irak oleh milisi pro-Iran yang juga menjadi musuh Israel.

“Kami menembak jatuh sebuah rudal jelajah yang diluncurkan dari Timur,” ucap IDF dikutip Times of Israel.

Baca Juga :  Syarat Mengajukan Klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) Dan BPJS Ketenaga Kerjaan Bagi Karyawan Yang Berhenti Kerja

Dia juga menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa akibat serangan tersebut.

Selain itu, Militer juga mengatakan bahwa sistem perlindungan Iron Dome telah menghancurkan ‘target udara mencurigakan’.

Meskipun sempat melintasi wilayah Lebanon dan memicu alarm berbunyi di kota Margaliot di Utara.

Sejauh ini, belum ada yang menyatakan tanggung jawab dari milisi yang didukung Iran di Irak.

Serangan rudal terjadi saat Israel bersitegang dengan sejumlah negara dunia soal serangannya ke Gaza.

Tel Aviv melancarkan serangan ke tenda pengungsian di titik paling Selatan yang menjadi konsentrasi 1 juta pengungsi, Rafah.

Iran dengan beberapa milisi dukungannya melakukan serangan ke Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Hamas.

Sebelumnya milisi seperti Houthi di Yaman, Hizbullah di Lebanon, serta beberapa kelompok di Irak telah melakukan serangan ke Israel.

Baca Juga :  Harga Tiket Pesawat Mahal, Berikut Alternatif Jika Ingin Berlibur Ke Bali Bersama Keluarga

Iran juga sempat menghujani Israel dengan ratusan serangan peluru rudal beberapa pekan lalu.

Hal Ini dilakukan setelah Tel Aviv melancarkan serangan ke gedung konsulernya di Damaskus, Suriah.

Meski mendapatkan perlawanandari banyak negara, Israel bertekad untuk meneruskan operasi di Rafah.

Pada saat yang sama, Penasihat Keamanan Nasional Israel Tzachi Hanegbi mengatakan bahwa.

Perang Israel dengan milisi penguasa Gaza, Hamas, kemungkinan akan berlangsung hingga akhir tahun ini.

“Saya memperkirakan terjadi pertempuran selama tujuh bulan lagi yang akan menghancurkan kemampuan militer dan pemerintahan Hamas serta kelompok militan Jihad Islam yang lebih kecil,” ucapnya.

Berita Terkait

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan
Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital
WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja
Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis
Rusia Tolak Ajakan Amerika Serikat Agar Berhenti Menyerang Ukraina, Trump Tidak Suka
Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Setelah Terkena Bom Israel, Gaza Semakin Panas
Mungkinkah Batu Bara Indonesia Tidak Laku ,,??, India dan China Banjir Pasokan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:57 WIB

PRT Tewas dan Luka Berat di Benhil: Negara Tak Boleh Diam, Pelaku Harus Segera Ditahan

Senin, 15 September 2025 - 17:52 WIB

Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:34 WIB

WNI Tetap Aman Meskipun Berada Diantara Perang Thailand dan Kamboja

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:16 WIB

Presiden Amerika Serikat Sepakati Perjanjian Bisnis Dengan Indonesia, Berikut Rinciannya

Selasa, 8 Juli 2025 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto Menyatakan Indonesia Bergabung Dengan BRICS, Geopolitik Internasional Semakin Dinamis

Berita Terbaru