Kebudayaan Lampung Yang Sudah Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung merupakan Provinsi di ujung barat Pulau Sumatera, dan terkenal keindahan alamnya yang memukau serta budaya khas yang kaya akan warisan tradisional.

Budaya Lampung lahir dari perpaduan antara adat istiadat, kesenian, dan kuliner yang unik dan menarik untuk dipelajari.

Salah satu warisan budaya yang tetap lestari di masyarakat Lampung adalah tarian tradisional.

Diantaranya tarian-tarian seperti tari Bedana, tari sigeh pengunten, tari Topeng, tari melinting dan banyak lagi.

Kebudayaan itu menjadi bagian penting dari upacara adat dan festival yang diadakan di Lampung.

Tarian-tarian ini bukan hanya terdiri dari gerakan elegan tetapi juga melibatkan busana tradisional yang memukau.

Terdapat juga alat musik tradisional seperti Gamolan, Gambus, Bende atau Gong, dan Kompang atau Khaddap.

Alat tersebut kerap digunakan sebagai pengiring dalam setiap upacara adat dan perayaan festival.

Baca Juga :  Hari Batik Nasional, Berikut Penjelasan Tentang Sejarah, Ragam, Corak dan Makna Dalam Setiap Motif Batik

Alunan musik tradisional ini bisa menciptakan suara yang khas serta ritme yang menggugah semangat dan keceriaan.

selain seni tari dan musik, budaya, makanan khas Lampung juga patut untuk diacungi jempol.

Makanan khas yakni seruit, Pindang Iwak, Gulai taboh, Geguduh, Otak-Otak, Kemplang dan beberapa lagi makanan lain yang merupakan kuliner lezat dan menggugah selera.

Bagi penikmat kopi, masyarakat Lampung juga terkenal dengan kopi robustanya dengan cita rasa yang khas dan nikmat.

Kakayaan budaya khas Lampung yang beragam dan berwarna merupakan salah satu daya tarik bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung.

Dikutip dari laman disparekraf.lampungprov.go.id, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan, Direktorat Pelindungan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI telah menetapkan 8 budaya khas Lampung menjadi WBTBI.

Baca Juga :  Awal Mula Masa Bercocok Tanam di Bali, Dipengaruhi Oleh Perpindahan Bangsa Austronesia ke Asia Tenggara

Keputusan itu ditetapkan dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2023.

Kedelapan budaya khas Lampung terdiri dari Tari Piring Dua Belas (Takhi Pikhing Khua Belas), Turun Mandei (Tukhun Mandei), Tari Batin (Takhi Batin), Cangget Bakha, tari Rudat Lampung (Takhi Khudat Lappung), tari Bujantan Budamping (Takhi Bujantan Budamping), Peros masin (Pekhos Masin), dan Petikan Gitar Klasik Lappung, resmi masuk ke dalam daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTBI).

Keindahannya dan budaya khas Lampung bisa memberikan warna tersendiri dalam aneka keberagaman budaya Indonesia.

Setiap pihak harus bersama sama dalam melestarikan dan mempertahankan kebudayaan yang ada di Lampung.

Agar keberadaannya bisa ditekahui oleh generasi bangsa yang ganderung akan nilai nilai kebudayaan bangsa.

Berita Terkait

Pemerintah DKI Tidak Mendukung Pagelaran Budaya, Anak Jalanan dan Kaum Proletar Merana
Apakah Ekspresi Ketidakpuasaan Sosial Sudah Dimulai Sejak Dulu Kala ?!
Renungan Malam Marhaenis, Kebangkitan Sang Tiran
Siwa Wajib Memahami Pancasila Karena Menjadi Bagian Ujian Nasional
Syair Marhaenis, Potret NKRI
Syair Marhaenis, Menjadi manusia Methodologis adalah panggilan Sejarah
Syair Nasionalis-Marhaenis, Gerakan Desukarnoisasi Yang Terstruktur dan Sistematis
Syair Marhaenis, Kepada Seseorang Yang Kukenal Seumur Hidupku

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 23:39 WIB

Pemerintah DKI Tidak Mendukung Pagelaran Budaya, Anak Jalanan dan Kaum Proletar Merana

Rabu, 17 September 2025 - 15:07 WIB

Apakah Ekspresi Ketidakpuasaan Sosial Sudah Dimulai Sejak Dulu Kala ?!

Minggu, 10 Agustus 2025 - 00:32 WIB

Renungan Malam Marhaenis, Kebangkitan Sang Tiran

Kamis, 31 Juli 2025 - 23:53 WIB

Siwa Wajib Memahami Pancasila Karena Menjadi Bagian Ujian Nasional

Selasa, 22 Juli 2025 - 12:52 WIB

Syair Marhaenis, Potret NKRI

Berita Terbaru

Pemikiran

Tentang Gemah Ripah Loh Jinawi

Minggu, 23 Nov 2025 - 00:49 WIB